Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-02-07T17:00:49+07:00
1. Mulai belajar fisika kalau badan kamu sudah merasa rileks.
Kalau badan dalam keadaan rileks, kita merasa lebih tenang dan nyaman untuk melakukan aktifitas, terutama belajar. Banyak hal bisa dilakukan untuk membangkitkan suasana rileks. Kalau dari gw pribadi, gw biasanya menyalakan kipas angin, trus menyalakan radio, dipanteng ke stasiun radio kesayangan.
2. Baca dulu ceritanya, jangan langsung pergi ke rumus.
Jangan salah. Fisika pun ada ceritanya. Dalam hal ini, cerita yang gw maksud adalah latar belakang rumus2 tersebut, asumsi2 yang dipakai. Biasanya (terutama dalam pelajaran SMA), rumus2 fisika di buku yang kelihatannya sangat rumit sebenarnya berasal dari konsep yang sederhana. Misalnya konsep tentang gaya, atau tentang energi, yang diturunkan menjadi rumus akhir yang dibutuhkan. BACALAH konsep2 tersebut dahulu, sebelum pergi ke rumus akhir.
3. Dimengertilah dahulu alur rumus dari konsep awal sampai menjadi rumus akhir.
Tujuannya adalah supaya kamu mengerti darimana rumus2 itu berasal, semenjak konsep yang mendasarinya sampai menjadi rumus akhir. Setelah kamu mengerti rumus tersebut, adalah hal yang sangat mudah untuk menghapal rumus tersebut. *Bahkan, based on my experience, kamu bahkan nantinya ngg perlu menghapal rumus tersebut lagi
4. Latihan soal-soal.
Udah mengerti konsepnya, sekarang saatnya maju ke ‘medan perang’. Ada soal latihan di setiap akhir bab, bantai aja itu soal2. Jangan biarkan ada musuh tersisa. Musuh menyerah kalah dan kamulah pemenangnya

kalau kayak gini gmana -3x/2 +2x/5=7(5+x)+2x/5
2014-02-07T17:31:25+07:00

1. ΔL(perubahan/pertambahan panjang) = L1(panjang awal (cm))×α((alfa)koefisien muai panjang/derajat C)×ΔT(perubahan suhu)
   => ΔL = L2 - L1
2. L2(panjang akhir(cm)) = L1(1+α((alfa)koefisien muai panjang/derajat C×ΔT(perubahan suhu))
3. α((alfa)koefisien muai panjang) =   ΔL    
                                                   L1×ΔT
ΔT => (T2 - T1)
4. A2(luas akhir(m²)) = A1(luas awal(cm))×(1+β(beta/koefisien muai luas/derajat C)×ΔT(perubahan suhu(derajat C))
   =>ΔT = T2 - T1
5. ΔA(perubahan luas(m²)) = A1×β×ΔT
    => ΔA = A2 - A1
6. β =   ΔA    
         A1×ΔT
    => β = 2×α