Jawabanmu

2014-08-11T16:52:54+07:00
Perlawanan Bersenjata
1. Perjuangan melalui kerja sama (koperasi)Karena gerakan yang non-kooperatif tidak mendapat tempat, para pejuang melakukan gerakan kooperatif yang dapat diterima oleh Jepang. Tujuan utama perjuangan mereka adalah mencapai Indonesia merdeka. Kerja sama kooperatif dengan pemerintah Jepang hanyalah suatu siasat atau taktik belaka. Dengan cara ini, para pejuang dapat duduk dalam lembaga-lembaga pemerintah. Dengan demikian, mereka dapat memperjuangkan atau membela nasib rakyat. 
Memanfaatkan Gerakan PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) Tujuan Jepang membentuk PUTERA adalah agar kaum nasionalis dan intelektual menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk kepentingan Jepang. 
Memanfaatkan Barisan Pelopor (Syuisyintai) Organisasi ini dimanfaatkan oleh para nasionalis sebagai penyalur aspirasi nasionalisme dan memperkuat pertahanan pemuda melalui pidato-pidatonya
Memanfaatkan Chuo Sangi In (Badan Penasihat Pusat) Tugas badan ini adalah memberi nasihat atau pertimbangan kepada Seiko Shikikan (penguasa tertinggi militer Jepang di Indonesia).
2. Perjuangan Melalui Gerakan Bawah Tanah ( Non Kooperasi ) 
Selain melalui taktik kerja sama dengan Jepang, para pejuang melakukan perjuangan secara rahasia (gerakan bawah tanah) atau ilegal. cth: Gerakan Kelompok Sutan Syahrir, Golongan Persatuan Mahasiswa, Kelompok Pemuda Menteng 31, Golongan Kaigun
3. Perlawanan Bersenjata
cth: Perlawanan Rakyat di Cot Pleing, Perlawanan Rakyat di Pontianak, Perlawanan Rakyat di Sukamanah, Perlawanan Rakyat di Cidempet