Jawabanmu

2014-08-10T19:12:47+07:00
Iklim adalah rata-rata cuaca dalam periode yang panjang. Sedangkan cuaca merupakan keadaan atmosfer pada suatu saat. Ilmu yang mempelajari iklim adalah klimatologi. Meteorologi mempelajari proses fisis dan gejala cuaca yang terjadi didalam atmosfer terutama pada lapisan bawah (troposfer).Klimatologi berasala dari bahasa Yunani klima dan logos. Klima berarti kemiringan bumi yang terfokus pada pengertian lintang tempat. Logos berarti ilmu.Meteorologi berasal dari bahasa Yunani, meteoros dan logos. Meteoros berarti benda yang ada didalam udara.Pembagian klimatologi berdasarkan cakupan daerah kajian:1. Makroklimatologi : ukuran global2. Mesoklimatologi : ukuran 10-100 km3. Mikroklimatologi : ukuran kurang dari 100 mSistem iklim terdiri komponen:1. atmosfer atau udara2. litosfer atau batuan3. hidrosfer terdiri dari cair atau air4. kriosfer tediri dari es,salju dan gletser.5. biosfer terdiri tumbuhan dan mahluk hidup.Di permukaan bumi banyak sekali macam iklim, untuk menyederhanakan maka dilakukan upaya pengelompokan iklim.Pengelompokan iklim berdasarkan pendekatan:1. metode genetik : penentu faktor iklim yaitu pola sirkulasi udara, radiasi bersih dan fluks kelembaban.2. metode generik ( empirik).: unsur iklim yang diamati atau efeknya terhadap gejala lain, contohnya manusia atau tumbuhan.Mayoritas pengelompokan iklim menggunakan metode genetik sekitar 10 % sisanya berdasarkan metode empirik.Metode Genetik digunakan oleh:1. H.Flohn (1950) berdasarkan : sabuk angin global dan ciri curahan2. Strahler (1969) berdasarkan: massa udara yang dominan dan ciri curahan.3. Budyko (1956) berdasarkan: neraca energi ( indeks radiasi kekeringan).Metode empirik:1. Koppen (1900) berdasarkan hubungan iklim dengan tumbuhan dengan kriteria numerik digunakan untuk menentukan jenis dan unsur iklim.2. Thornthwaite berdasarkan evapotranspirasi dan curah hujan.3. Miller berdasarkan suhu dan curah hujan.4. Schmidt & Ferguson (1951) berdasarkan curah hujan untuk menentukan jumlah bulan kering dan bulan basah.5. Oldeman (1975) berdasarkan curah hujan yang difokuskan pada bidang pertanian6. Mohr berdasarkan tingkat kelembaban dengan menyertakan pengaruh curah hujan7. Miller berdasarkan suhu dan curah hujan