Jawabanmu

2014-08-10T09:28:22+07:00
29 Mei 1945 Mr. Mohammad Yamin menyampaikan usul dasar negara di sidang pleno BPUPKI...tahun 1 Juni 1945 Sukarno usul tiga buah usulan calon dasar negara yaitu lima prinsip, tiga prinsip, dan satu prinsip. Sukarno pula-lah yang mengemukakan dan menggunakan istilah “Pancasila” (secara harfiah berarti lima dasar)...tahun 22 Juni 1945 Panitia kecil mengadakan pertemuan dengan 38 anggota BPUPKI dalam rapat informal...tahun 14 Juli 1945 Sedikit berbeda dengan rumusan Piagam Jakarta yaitu dengan menghilangkan kata “serta” dalam sub anak kalimat terakhir. rancangan dasar negara hasil sidang BPUPKI, yang merupakan rumusan resmi pertama, jarang dikenal oleh masyarakat luas...18 Agustus 1945 Usul penghilangan rumusan (syariat islam) dikemukakan dalam rapat pleno PPKI...Konstitusi RIS disetujui pada 14 Desember 1949 oleh enam belas negara bagian dan satuan kenegaraan....Perubahan Konstitusi RIS menjadi UUD Sementara disahkan tanggal 15 Agustus 1950...5 Juli 1959 Presiden Indonesia saat itu, Sukarno, mengambil langkah mengeluarkan Dekrit Kepala Negara yang salah satu isinya menetapkan berlakunya kembali UUD yang disahkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945 menjadi UUD Negara Indonesia menggantikan UUD Sementara....Selain mengutip secara utuh rumusan dalam UUD 1945, MPR pernah membuat rumusan yang agak sedikit berbeda....Rumusan Pancasila versi populer yang dikenal umum dan diajarkan secara luas di dunia pendidikan sebagai rumusan dasar negara. Rumusan ini pada dasarnya sama dengan rumusan dalam UUD 1945, hanya saja menghilangkan kata “dan” serta frasa “serta dengan mewujudkan suatu” pada sub anak kalimat terakhir. 

Lebih Singkatnya: Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah : 

Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - tanggal 22 Juni 1945 
Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar - tanggal 18 Agustus 1945 
Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949 
Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15 Agustus 1950 
Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959)
2014-08-10T09:31:45+07:00
Sejarah Awal • Sejarah perumusan pancasial berawal dari jepang yang memberikan janji kemerdekaan di kemudian hari kepada bangsa Indonesia oleh Perdana Menteri Jepang, Koiso pada tanggal 7 September 1944. Pemerintah jepang menjajikan kemerdekaan bangsa Indonesia jika jepang memenangkan perang melawan Sekutu. Untuk menunjukan kesungguhannya, Jepang membentuk BPUPKI ( Badan Penyidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan) yang bertujuan untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kemerdekaan Indonesia. BPUPKI (Dokuritzu Jyunbi Tyosakai) • BPUPKI dibentuk oleh Gunseikan dan Diketuai oleh Dr.Radjiman Wedyodiningrat pada tanggal 29 April 1945. Badan ini pertama kali beranggotakan 60 orang, namun bertambah 7 orang. Tugas BPUPKI adalah untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia dan Merancang UUD 1945. BPUPKI bersidang sebanyak dua kali, sidang pertama berlangsung pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945, hasil sidang ini adalah merumuskan dasar negara (Pancasila). Sidang kedua berlangsung dari tanggal 10 Juli sampai 17 Juli 1945 dan berhasil merancang UUD 1945. Tokoh yang Menyampaikan Konsep Dasar Negara • M.Yamin a) secara lisan -Peri Kebangsaan -Peri Kemanusiaan -Peri Ketuhanan -Peri Kerakyatan -Kesejahteraan Rakyat b) secara tulisan -Ketuhanan yang maha esa -Kebangsaan persatuan Indonesia -Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab -Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan -Keadilaan sosial bagi seluruh rakyat indonesia • Prof. Dr. Supomo -Persatuan -Kekeluargaa -Mufakat dan Demokrasi -Musyawarah -Keadilan Sosial • Ir. Sukarno -Kebangsaan Indonesia -Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan -Mufakat atau Demokrasi -Kesejahteraan Sosial -Ketuhanan yang Berkebudayaan (Ir. Sukarno mengusulkan konsep negara dalam pidatonya yang dijelaskan pada tanggal 1 Juni  Hari lahirnya pancasila) Panitia Sembilan • Panitia Sembilan dibentuk pada tanggal 1 Juni 1945. Panitia Sembilan adalah panitia yang beranggotakan 9 anggota yang bertugas untuk merumuskan pancasila. Anggotanya diantara lain: -Ir. Sukarno (Ketua) -Drs.M. Hatta (Wakil Ketua) -H. Agus Salim -M. Yamin - Achmad Subarjo - A.A. Maramis -Wahid Hasyim -Abi Kusno -Kahar Muzakir Hasil kerja: Piagam Jakarta (Jakarta Charter) Isi Jakarta Charter: Pembukaan UUD 1945 yang didalamnya terdapat “Pancasila”