Nih Poin banyak, tapi harus benar, jangan jawab ngasal.

Karena 1 soal bisa dijawab oleh dua orang, maka apabila sudah ada yang menjawab, jawaban yang kedua tidak boleh sama dengan jawaban pertama.

Kalau ragu jawab di komen, jangan di kolom jawaban, ntar kalau salah di laporkan.

Socrates berusaha untuk mengetahui kehidupan yang lebih baik. Baik kaum Sinis maupun Stoik menafsirkan filosofinya dengan menegaskan bahwa manusia harus membebaskan diri dari kemewahan materi.

Siapakah orang yang hidup dijaman Socrates, dan mempunyai hubungan dengan ke-filsuf-an Socrates, namun filsafatnya sangat berlawanan dengan Socrates. Lalu, jelaskan apa filsafat yang membuatnya sangat berlawanan dengan Socrates !

2

Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-08-09T10:06:27+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Jawaban : Aristrippus

Socrates mempunyai murid bernama Aristrippus.

Dia percaya tujuan hidup adalah meraih kenikmatan Indriawi setinggi mungkin.

"Kebaikan tertinggi adalah kenikmatan, Kejahatan tertinggi adalah penderitaan.".
2 4 2
2014-08-09T10:14:35+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Aristrippus.

"Kebaikan tertinggi adalah kenikmatan, Kejahatan Tertinggi adalah Penderitaan."

Karena katanya gk boleh sama jawabannya, dikasih tambahan ajj deh.

Maka, Aristrippus ingin mengembangkan suatu cara hidup yang tujuannya adalah menghindari penderitaan dalam segala bentuknya.

Kaum Sinis dan Stoik percaya pada usaha untuk menahan segala bentuk penderitaan, yang tidak sama dengan usaha untuk menghindari kesakitan.