Jawabanmu

2014-08-07T11:31:30+07:00
Penelitian yang dilakukan
sebuah tim ilmuwan Amerika
Serikat tentang suara halus
yang tidak bisa didengar oleh
telinga biasa (ulstrasonik), yang
keluar dari tumbuhan. Suara
tersebut berhasil disimpan dan
direkam menggunakan alat
perekam canggih.
Dari alat perekam itu, getaran
ultrasonik kemudian diubah
menjadi menjadi gelombang
elektrik optik yang dapat
ditampilkan ke layar monitor.
Dengan teknologi ini, getaran
ultrasonik tersebut dapat
dibaca dan dipahami, karena
suara yang terekam menjadi
terlihat pada layar monitor
dalam bentuk rangkaian garis.
Para ilmuwan ini lalu membawa
hasil penemuan mereka ke
hadapan tim peneliti Inggris di
mana salah seorangnya adalah
peneliti muslim.
Yang mengejutkan, getaran
halus ultrasonik yang
tertransfer dari alat perekam
menggambarkan garis-garis
yang membentuk lafadz Allah
dalam layar. Para ilmuwan
Inggris ini lantas terkagum-
kagum dengan apa yang
mereka saksikan.
Peniliti muslim ini lalu
mengatakan jika temuan
tersebut sesuai dengan
keyakinan kaum muslimin sejak
1400 tahun yang lalu. Para
ilmuwan AS dan tim peneliti
Inggris yang mendengar
ucapan itu lalu memintanya
untuk menjelaskan lebih dalam
maksud yang dikatakannya.
Sang peneliti muslim kemudian
membaca ayat dalam Alquran
yang berbunyi:
"Bertasbih kepada-Nya langit
yang tujuh, dan bumi (juga),
dan segala yang ada di
dalamnya. Dan tidak ada suatu
pun melainkan bertasbih
dengan memuji-Nya, tetapi
kamu tidak mengerti tasbih
mereka. Sesungguhnya Dia
adalah Maha Penyantun, lagi
Maha Pengampun," (QS Isra:
44).
Setelah menjelaskan tentang
Islam dan ayat tersebut, sang
peneliti muslim itu memberikan
hadiah berupa mushaf Alquran
dan terjemahanya kepada
Profesor William, salah satu
anggota tim peneliti Inggris.
Selang beberapa hari setelah
peristwa itu, Profesor William
berceramah di Universitas
Carnegie Mellon. Ia mengatakan:
"Dalam hidupku, aku belum
pernah menemukan fenomena
semacam ini selama 30 tahun
menekuni pekerjaan ini, dan
tidak ada seorang ilmuwan pun
dari mereka yang melakukan
pengkajian yang sanggup
menafsirkan apa makna dari
fenomena ini. Begitu pula tidak
pernah ditemukan kejadian
alam yang bisa menafsirinya.
Akan tetapi, satu-satunya tafsir
yang bisa kita temukan adalah
dalam Alquran. Hal ini tidak
memberikan pilihan lain buatku
selain mengucapkan
Syahadatain," demikian
ungkapan William.