Jawabanmu

2014-08-07T14:38:17+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Lingkungan kita harus dijaga supaya bersih, indah dan tidak membuang sampah sembarangan, harus membuang sampah pada tempatnya. Biar lingkungan kita bersih dan indah kalau sampah itu tidak dibuang di tempatnya biar tidak kotor lingkungannya,dan kita tidak boleh membuang sampah di sembarang tempat misalnya sungai nanti banjir di lingkungan kita, got saluran air itu juga dibersihkan supaya tidak kotor dan tidak jadi sarang bibit penyakit.Sampah yang dibuang di tempat sampah juga dibersihkan, karena agar tidak jadi sarang lalat, karena lalat itu pembawa bibit penyakit yaitu, diare, dan gatal-gatal. Jadinya kalau membuang sampah harus di tempatnya, ya! kalau membuang di sembarang tempat nanti bau tidak sedap, kita harus menjaga lingkungan supaya kita nyaman.Dedik, teman kami satu kelas kurang disiplin dan tidak pernah memperhatikan nasehat guru. Dia suka membuang sampah sembarangan. Ketika membuang sampah sembarangan selalu ditegur sama bapak atau ibu guru, teman-teman juga selalu menegur Dedik, namun Dedik tidak pernah menghiraukan.Pada suatu hari Dedik membeli es teh yang dimasukkan ke dalam kantong plastik. Setelah minumannya habis, lalu bungkus plastiknya dibuang sembarangan padahal masih ada es batunya, lalu es batunya mencair.Tiba-tiba Althaf datang, Althaf lewat tepat pada sampah yang di buang Dedik, Lalu Althaf terjatuh ‘gedebug’. Althaf terjatuh kesakitan dan bajunya basah karena es batu yang mencair tadi. Jelaslah Althaf menangis, namun Dedik malah tertawa dan merasa bahwa itu adalah kejadian yang lucu.“Dedik kamu jangan begitu, kasihan kan Althaf. Dia kesakitan, dan bajunya kotor,” kata teman-temannya.“Biar saja..ha..ha..ha.. itu lucu kok,” jawab Dedik. Teman-temannya jadi sebal melihat ulah Dedik.Keesokan harinya Dedik dipanggil di kantor, ia dinasehati oleh Ibu Nevi (wali kelas 3B), “Dedik jangan membuang sampah sembarangan, nanti jika ada orang lewat, orangnya terpeleset, ya! Jagalah lingkungan sekolah. Apabila lingkungan sekolah bersih, maka siswa belajar dengan nyaman, siswa akan menerima pelajaran dengan baik. Karena siswa seperti kalian adalah generasi bangsa yang akan membangun bangsa dan negara dengan cara rajin belajar, dan menjaga lingkungan dengan baik,” demikian nasehat Bu Nevi.
 
Akhirnya Dedik meminta maaf kepada semua guru dan teman-temannya. Setelah kejadian tersebut, Dedik tersadar dan dari kejadian itulah Dedik menjadi anak yang baik.
Selesai.....