Jawabanmu

2014-08-04T16:56:55+07:00
  Berbagai reaksi dapat balik tidak semuanya dapat mencapai kesetimbangan. Untuk mencapai kesetimbangan perlu beberapa syarat khusus, yaitu reaksinya bolak-balik, sistemnya tertutup, dan bersifat dinamis. Sistem tertutup merupakan sistem reaksi dimana baik zat zat yang bereaksi maupun zat zat hasil reaksi tetap dalam sistem. System tertutup tidak selamanya harus terjadi dalam wadah tertutup, kecuali pada reaksi gas.

1.    Jenis Kesetimbangan Berdasarkan Wujudnya
            Berdasarkan wujud zat yang ada dalam keadaan setimbang, reaksi kesetimbangan terdiri dari dua jenis, yaitu kesetimbangan homogen dan kesetimbangan heterogen.

a.    Kesetimbangan Homogen
            Kesetimbangan homogen adalah suatu kesetimbangan yang di dalamnya terdapat zat zat dengan wujut yang sama.
1)    Kesetimbangan antara Larutan dengan Larutan
Contoh:
C2H5OH(aq) + CH3COOH(aq)                CH3COOC2H5(aq) + H2O(aq)

2)    Kesetimbangan antara Gas dengan Gas
Contoh:
2 SO2(g) + O2(g)                 2 SO3(g)

N2(g) + O2(g)                2 NO(g)

b.    Kesetimbangan Heterogen
            Kesetimbangan heterogen adalah kesetimbangan yang didalamnya terdapat zat zat dengan wujud yang berbeda.
1)    Kesetimbangan antara Zat padat dengan Gas
Contoh:
CaCO3(s)             CaO(s) + CO2(g)

Fe3O4(s) + 4 CO(g)             3 Fe(s) + 4 CO2(g)

2)    Kesetimbangan antara Gas dengan Zat Cair
Contoh:

H2O(g)            H2O(l)

3)    Kesetimbangan antara Zat Padat dengan Larutan
Contoh:

CuSO4.5 H2O(s)            CuSO4(s) + H2O(l)

4)    Kesetimbangan antara Gas, Zat cair, dan Zat Padat
Contoh

NaHCO3(s)             Na2CO3(s) + H2O(l) + CO2(g)

2.    kesetimbangan Dinamis
            Reaksi berjalan terus-menerus, secara bolak-balik, tetapi proses yang terjadi tidak bersamaan antara ke kanan dank e kiri. Pada saat arah reaksi ke kiri tidak terjadi reaksi ke kanan. Jadi, terjadi reaksi satu arah secara bergantian dan dalam waktu yang relative singkat, artinya reaksi berlangsung secara dinamis sampai mencapai kesetimbangan. Yaitu reaksi berlangsung secara terus-menerus tanpa berhenti, dengan konsetrasi zat terus berubah tergantung arah reaksi.