Jawabanmu

2014-02-04T19:04:56+07:00
Pangeran diponegoro seorang bangsawan jawa putra dari sultan hamengkubuwono 2. dalam perlawanannya dalam perang diponegoro, pangeran diponegoro dibantu oleh Kiai Mojo, Sentot Ali basyah, Pangeran mangkabumi, dan bangsawan lain. Perang diponegoro meletus pada 20 Juli 1825 dan berakhir pada 28 Maret 1830, Diponegoro ditangkap karna akal licik dari Jenderal De Kock ketika sedang mengadakan perundingan. Beliau kemudian dibuang ke Manado, lalu ditempatkan di benteng Rotterdam, sampai meninggal dunia pada 8 Januari 1855
5 3 5
2014-02-04T20:32:04+07:00
Pangeran Diponegoro (Dipanegara) adalah seorang pahlawan nasional Republik Indonesiadari kerajaan Mataram di Yogyakarta, Jawa Tengah yang berperang melawan penjajah Belanda pada tahun 1825-1830 pada zaman VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie).

Diponegoro lahir pada tanggal 11 november 1785 dengan nama kecil Mustahar dan wafat di Makasar, Sulawesi Selatan pada tanggal 8 januari 1855 pada usia ke 69 tahun. Diponegoro merupakan putra sulung raja Mataram Sri Sultan Hamengkubuwono III dengan seorang selir bernama Raden Ajeng Mangkarawati.

Pangeran Diponegoro terkenal dengan kisahnya yang melegenda, yaitu Perang Diponegoro atau Perang Jawa (perlawanan bangsawan jawa). Dimana pada waktu itu Diponegoro sangat disegani oleh rakyat dan juga pasukan Belanda karena keberaniannya yang luar biasa. Pasukan Diponegoro mampu memberikan perlawanan yang kuat dalam perang terbuka melawan ribuan pasukan infanteri Belanda yang di dukung artileri dan kavaleri. .

Gempuran pasukan Diponegoro mengakibatkan kerugian besar di pihak Belanda. Lebih dari 8000 serdadu Belanda binasa dalam pertempuran besar. Perang Diponegoro berlangsung selama 5 tahun mulai 1825 dan berakhir pada tahun 1830 dengan ditangkapnya pangeran Diponegoro beserta para panglima utamanya, yakni pangeran Mangkubumi dan perwira Sentot Alibasya Prawira Direja yang terkenal gagah perkasa.

Pangeran Diponegoro diasingkan ke Manado dan selanjutnya wafat di dalam benteng Rotterdam di Makasar pada tanggal 8 januari 1855. Maka berakhirlah Perang Jawa yang telah melenyapkan lebih dari 8000 serdadu Belanda oleh gempuran pasukan Jawa dibawah pimpinan panglima perang yang gagah berani.
3 3 3