Jawabanmu

2014-07-11T08:21:11+07:00
Apabila kita tinjau dari sudut orang perorang secara individu, maka apa yang disebut Rakyat itu untuk sebagian besarnya tidak dapat diraba dan tidak dapat didengar. Memang sebagai keseluruhan rakyat itu tidak ada, dalam pengertian bahwa banyak dari mereka yang telah meninggal dan demikian banyak pula yang belum dilahirkan. Namun makhluk yang disebut rakyat, meski tidak dapat dirasakan oleh indra kita, tetapi secara emosional mengikat orang kepada tanah airnya dengan ”ikatan yang meskipun cair seperti air, namun sama kuatnya dengan ikatan besi baja”.Inilah sebabnya para pemuda rela mati di medan laga demi membela tanah air, dan inilah yang menyebabkan orang-orang tua kita menanam pohon yang mereka tidak akan pernah duduk di bawah kerindangannya kelak di suatu hari.Rakyat yang tidak terlihat, tidak terdengar, dan bahkan tidak ada ini, memberikan makna rasional kepada tujuan-tujuan pemerintah (baca: negara) yang penting. Jika kita membantahnya, dengan mengindentifikasikan rakyat dengan banyak orang yang memberikan suara dalam pemilihan umum. Maka ini dapat berbahaya bagi masa depan Negara Republik Indonesia yang mempunyai cita-cita sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945