Jawabanmu

2014-07-09T22:29:35+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Translasi pada sintesis protein mengacu pada fase perakitan protein dalam sel di mana RNA diterjemahkan untuk menghasilkan rantai asam amino. Translasi adalah tahap kedua produksi protein, setelah transkripsi, pengkodean DNA menjadi petunjuk untuk perakitan protein dalam bentuk mRNA. 

Tahap pertama yaitu aktivasi, pasang urutan amino dengan kodon mRNA yang sesuai mereka melalui ikatan kimia dalam proses yang tepat. Inisiasi dimulai pada ribosom ketika mengikat ke situs inisiasi pada mRNA yang dimulai perakitan protein yang sebenarnya. Elongasi menguraikan adanya penambahan ribosom asam amino lebih ke salah satu ujung rantai perakitan, sebuah proses yang terus menyusuri untai mRNA sampai kodon yang menandakan stop tercapai.

Tahap akhir translasi dalam sintesis protein disebut terminasi, dan tergantung pada faktor kimia khusus mengenali salah satu dari tiga pesan berhenti mungkin dalam RNA dan merespons sesuai dengan melepaskan protein dari ribosom. Setelah itu, protein baru dirakit, disebut polipeptida, dapat dikenakan modifikasi pasca-translasi, yang meliputi perubahan tidak dikodekan oleh RNA. Selanjutnya, polipeptida harus dilipat menjadi bentuk tertentu – konformasi – yang menentukan struktur dan fungsi akhir dari protein selesai.
1 5 1
2014-07-10T02:59:31+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Proses translasi berupa penerjemahan kodon atau urutan nukleotida yang terdiri atas tiga nukleotida berurutan yang menyandi suatu asam amino tertentu. Kodon pada mRNA akan berpasangan dengan antikodon yang ada pada tRNA. Setiap tRNA mempunyai antikodon yang spesifik. Tiga nukleotida di anti kodon tRNA saling berpasangan dengan tiga nukleotida dalam kodon mRNA menyandi asam amino tertentu. Proses translasi dirangkum dalam tiga tahap, yaitu inisiasi, elongasi (pemanjangan) dan terminasi (penyelesaian). Translasi pada mRNA dimulai pada kodon pertama atau kodon inisiasi translasi berupa ATG pada DNA atau AUG pada RNA. Penerjemahan terjadi dari urutan basa molekul (yang juga menyusun kodon-kodon setiap tiga urutan basa) mRNA ke dalam urutan asam amino polipeptida. Banyak asam amino yang dapat disandikan oleh lebih dari satu kodon.Tempat-tempat translsasi ini ialah ribosom, partikel kompleks yang memfasilitasi perangkaian secara teratur asam amino menjadi rantai polipeptida. Asam amino yang akan dirangkaikan dengan asam amino lainnya dibawa oleh tRNA.  Setiap asam amino akan dibawa oleh tRNA yang spesifik ke dalam kompleks mRNA-ribosom. Pada proses pemanjangan ribosom akan bergerak terus dari arah 5'3P ke arah 3'OH sepanjang mRNA sambil merangkaikan asam-asam amino. Proses penyelesaian ditandai denga bertemunya ribosom dengan kodon akhir pada mRNA.