Jawabanmu

2014-07-09T11:00:15+07:00
Karena pada masa orde baru, kekuasaan tertinggi berada di tangan MPR dimana pemilu dipilih oleh MPR bukan rakyat indonesia yang menyebabkan Soeharto 'berkuasa' selama kurang lebih 32 tahun, lalu banyak pasal pasal yang multitafsir sehingga menyebabkan kebimbangan dalam mengambil keputusan