Jawabanmu

2014-06-23T10:21:37+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Fase menstruasi:
                         1. perubahan emosi yang extreme
                         2. masalah perut
                         3. merasa pegal-pegal pada paha dan punggung
                         4. berlangsung selama 5 hari
pasca ovulasi:
                        Fase ini berlangsung selama 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Walaupun panjang siklus menstruasi berbedabeda, fase pasca-ovulasi ini selalu sama yaitu 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Folikel de Graaf (folikel matang) yang telah melepaskan oosit sekunder akan berkerut dan menjadi korpus luteum. Korpus luteum mengeluarkan hormon progesteron dan masih mengeluarkan hormon esterogen namun tidak sebanyak ketika berbentuk folikel.
pra ovulasi:
                        
Hormon pembebas gonadotropin yang dikeluarkan hipotalamus akan memacu hipofise untuk mengeluarkan FSH. FSH singkatan dari folikel stimulating hormon. FSH memacu pematangan folikel dan merangsang folikel untuk mengeluarkan hormon esterogen. Adanya esterogen menyebabkan pembentukan kembali (poliferasi) dinding endometrium. Peningkatan kadar esterogen juga menyebabkan serviks untuk mengeluarkan lendir yang bersifat basa.


maaf kalau salah....
2 4 2
2014-06-23T12:23:19+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Siklus menstruasi:
I.Fase pembentukan ovum
1. Folikel berkembang menjadi folikel de graaf
2. FSH naik,memicu produksi hormon Estrogen.

II. Fase ovulasi:
1. Adanya estrogen yang tinggi menaikkan produksi LH,mengakibatkan pecahnya    folikel de graaf dan ovum pun ikut keluar.Di fase ini,endometrium mulai menebal.

III. Fase Luteal
1. Folikel de graaf yang pecah menjadi korpus luteum,yang akan memproduksi hormon progesteron.Hormon progesteron akan mempertahankan kadar estrogen yang mempertahankan ketebalan endometrium agar tidak meluruh.

IV. Fase Menstruasi (Jika tidak ada pembuahan)
1. Korpus luteum menjadi korpus albikans.
2. Korpus albikans menghentikan produksi hormon progesteron,sehingga estrogen  turun,endometrium meluruh, dan terjadilah menstruasi.
3. Pada fase ini Kadar FSH kembali naik dan kembali ke fase luteal.