Jawabanmu

2014-06-19T17:47:18+07:00
Beberapa hal yang penting diperhatikan :
1. Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi
2. Jika dalam suatu reaksi terlibat suatu unsur (bilangan oksidasi nol) baik sebagai pereaksi maupun hasil reaksi maka boleh dipastikan reaksi itu adalah reaksi redoks
3. Jika dalam suatu reaksi tidak terdapat perubahan bilangan oksidasi (semua atom memiliki bilangan oksidasi tetap) maka reaksi itu bukan reaksi redoks perhatikan reaksi.
H2SO4 + 2NaOH ---->Na2SO4 + 2H2O
Reaksi ini bukan redoks sebab bilangan oksidasi atom-atomnya tidak ada yang berubah : yaitu H tetap +1, S tetap +6, O tetap-2 dan Na tetap +1
kemudian.. yang teroksidasi itu disebabkan oleh reduktorny.. dan yang teroksidasi itu menjadi reduktornya.. yaah gitu deh
ups mksdnya yg tereduksi menjadi oksidatornya .. sori
Cl mengalami penurunan biloks (reduksi)
.....--> ClO⁻ merupakan oksidator
Cl mengalami kenaikan biloks (oksidasi)
SO₂ merupakan reduktor
2014-06-19T17:48:29+07:00
Kalo senyawanya terreduksi disebut oksidator
kalo senyawanya teroksidasi disebut reduktor
buat nentuin dia teroksidasi atau terreduksi liat biloksnya