Jawabanmu

2014-06-19T09:46:15+07:00
Kalau dilihat dari agama islam demokrasi itu baik dan penting, demokrasikan dari, oleh, dan untuk  rakyat, dan demokrasi sendiri meentingkan pendapat rakyat sesuai dengan Nabi Muhammad dulu dalam menyelesaikan masalah atau strategi dalam perang juga mendengarkan suara kaumnya
2014-06-19T16:51:30+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
 Bismillahir Rohmanir rohim.
Assalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh...
Saya akan bantu anda Insya Alloh dengan pendapat saya.

Kalau kita merujuk kepada sejarah nabi Muhammad. Akan kita dapati bahwa sistem pemerintahannya itu bukan demokrasi seperti yang diajarkan oleh orang-orang zaman sekarang.
 Pada zaman dahulu, pemerintahannya berbentuk kerajaan yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad shollollohu alaihi wasallam. Hukum yang dipakai adalah Al-qur'an dan sunnah. Dan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan bernegara, adakalanya mereka bermusyawarah. Tapi, patut digaris bawahi bahwa nabi Muhammad bermusyawarah dengan orang yang dianggap mampu untuk diambil pendapatnya. Contohnya para sahabat senior sekelas Abu Bakar, Umar bin Khottob, Utsman bin Affan. 
 
 Nah...sekarang mari kita bandingkan salah satu sifat demokrasi dengan ajaran agama islam. Demokrasi itu, mengambil pendapat semua anggota. Kenapa dulu nabi Muhammad HANYA mengambil pendapat dari sahabat senior? karena mereka Insya Alloh adalah orang yang diridhai Alloh dan Rasulnya. Dan mereka juga orang waras yang baik agamanya yang insya Alloh lurus pendapatnya dan cemerlang idenya. Bisa dibandingkan jika yang diambil pendapat adalah orang fasik lagi banyak bermaksiat, , atau orang yang menginginkan kerusakan untuk negeri tersebut. Tentu saja negeri tersebut akan semerawutan.

 Dari sisi lain, sistem demokrasi itu bukan sistem kerajaan. Sehingga sulit bagi kebenaran untuk ditegakkan karena harus melalui persetujuan banyak orang. Kemajuan untuk negeri tersebut juga terhambat karena banyak orang yang terlibat dan untuk membuat suatu peraturan baru harus melalui sekian banyak persetujuan dari banyak pihak. Yang pada akhirnya, negeri demokrasi itu sulit maju, sulit untuk makmur karena banyak pihak yang korupsi. Kacau oleh demo yang dilakukan oleh pihak yang ingin pendapatnya didengar (dan ini dibenarkan oleh negara demokrasi).

  Mari kita bandingkan dengan sistem pemerintahan islam yaitu kerajaan yang berhukum dengan kitab yang sempurna yang tidak ada kekurangan di dalamnya yang mencakup seluruh hukum yang mulia lagi agung yaitu Al-Qur'an. Kerajaan tersebut dipimpin oleh raja yang sholeh, taat beragama, penyayang terhadap rakyatnya bisa dibayangkan betapa makmurnya negeri kerajaan tersebut. 

 Kemudian, demokrasi itu tidak pernah diajarkan oleh nabi Muhammad shollollohu alaihi wasallam. Kalau saja demokrasi itu baik maka tentu saja itu sudah dilakukan oleh nabi Muhammad. Dan ternyata tidak pernah diriwayatkan bahwa nabi Muhammad pernah melakukan hal tersebut atau yang serupa dengannya. Akan tetapi, diriwayatkan bahwa nabi Muhammad melakukan sistem pemerintahan kerajaan.

 Mungkin hanya ini pendapat saya.Semoga membantu
Wassalamu alaikum warahmatullohi wabarokatuh.

email : [email protected]
         : [email protected]

Line : children-ihsanmunir