salam,

saya Riki seorang mahasiswa fakultas ekonomi di salah satu universitas
yang ada di Riau. Saya ingin sekali memahami peraturan-peraturan dalam
perpajakan guna menghindari kasus-kasus mafia perpajakan yang sempat
terkuak belakangan ini. Saya sering berdiskusi kasus-kasus/contoh soal
perpajakan dengan beberapa kawan yang juga tertarik mengenai Perpajakan.
Namun untuk contoh soal / kasus berikut ini saya ingin berdiskusi di
milis ini. oleh karena itu saya sangat berterima kasih sekali jika ada
yang membantu/membimbing saya untuk lebih memahami lagi
peraturan-peraturan dalam perpajakan.



Soal 01

PT ABC menyampaikan SPT PPh badan tahun Pajak 2008 (tahun

takwim) yang menyatakan lebih bayar pada tanngal 27 Maret 2009. Atas SPT

tersebut Kantor Pajak melakukan pemerikasaan dan telah diterbitkan SKPKB

tertanggal 19 Maret 2010 dengan

perincian sebagai berikut:

Pokok Pajak terhutang Rp.

800.000.000,-

Kredit Pajak Rp. 80.000.000,-

Jumlah Kekurangan pembayaran pajak Rp.720.000.000,-

Sanksi pasal 13 ayat 2 Rp.216.200.000,-

Jumlah yang masih harus dibayar Rp.936.200.000,-

PT ABC baru melunasi sebesar Rp.600.000.000. Dari jumlah yang masih harus dibayar yang tercantum

dalam SKPKB tersebut pada tanggal 20 Mai 2010. Bunga penagihan atas

keterlambatan tersebut tidak diterbitkan oleh KPP dengan alasan menunggu proses

keberatan dqn penagihan. PT.ABC mengajukan keberatan atas SKPKB tersebut pada

tanggal 24 Mai 2010. Keputusan

keberatan tersebut terbit tanggal 20

Juli 2010 dengan perincian sebagai berikut

Pokok Pajak terhutang Rp.

660.000.000,-

Kredit Pajak Rp. 80.000.000,-

Jumlah Kekurangan pembayaran pajak Rp. 580.000.000,-

Sanksi pasal 13 ayat 2 Rp. 174.000.000,-

Jumlah yang masih harus dibayar Rp.754.000.000,-

Meskipun telah diterbitkan SK Keberatan. PT ABC tetap

tidak melunasi kekurangan pembayaran pajak tersebut, dan proses penagihan terus

berjalan. Kekurangan pembayaran pajak tersebut dilunasi seluruhnya pada tanggal 24 Agustus 2010 bersamaan dengan

pelaksanaan lelang atas aktiva milik PT ABC yang telah disita. STP atas bunga

penagihan diterbitkan bersamaan dengan pelaksanaan lelang.

Sebelumnya pada tanggal 27 Juli 2010 PT ABC mengajukan banding. Putusan banding terbit

tanggal 19 Juni 2011 dengan putusan sebagai berikut:

Pokok Pajak terhutang Rp. 50.000.000,-

Kredit Pajak Rp. 80.000.000,-

Jumlah Lebihpembayaran pajak Rp. 30.000.000,-

Akibat adanya putusan banding tersebut, maka atas STP

Bunga Penagihan diterbitkan Keputusan Penghapusan Sanksi Administrasipada

tanggal 20 Juni 2011. Selanjutnya

diterbitkan SPMKP atas kelebihan pembayaran pajak atas SPMIB atas imbalan bunga

tanggal 14 Juli 2012

Pertanyaan

a. Buatlah kronologis tahapan penagihan

pajak dengan surat paksa terhadap kasus tersebut dengan disertai tanggal paling

cepat dilaksanakannya setiap tahapan penagihan sampai dengan pelaksanaan

lelang. (Dalam Bentuk Sket)

b. Hitung bunga penagihan yang tercantum

dalam STP Bunga Penagihan yang terbit bersamaan dengan pelaksanaan lelang

tanggal 24 Agustus 2010

c. Hitunglah

├╝kelebihan pembayaran pajak dan

├╝kelebihan bunga serta

├╝imbalan bunga yang diterima PT.ABC sehubungan dengan

putusan banding

d. Upaya hukum apa yang dapat dilakukan oleh PT ABC yang tidak puas terhadap

proses penagihan ?? Apa saja syaratnya.

e. Dapatkan penagihan pajak tersebut

dapat ditunda. Jelaskan

f. Apakah PT ABC yang tidak membayar

utang pajaknya (600.000.000) artinya pelunasan dilakukan seluruhnya dengan cara

lelang sebagaimanan karena tersebut? Dapatkah PT ABC mengajukan banding?? Apa

saja persyaratan banding.


1

Jawabanmu

2014-07-02T06:49:29+07:00
Ini kompleks skali.perlu.byk baca buku.sya msih sma .maaf tdk bsa membantu