Jawabanmu

2014-06-11T18:30:36+07:00
Kehidupan agama pada masa kertanegara masih menggunakan sesajen atau menyembah patung
Jawaban paling cerdas!
2014-06-11T18:32:36+07:00
Dalam bidang agama, Kertanagara memperkenalkan penyatuan agama hindu aliran syiwa dengan agama budha aliran tantrayana. Oleh karena itu dalam pararaton Kertanagara sering juga disebut Bhatara Siwa Buda.Menurut nagarakretaganma, Kertanagara telah menguasai semua ajaran agama hindu dan budda, Itu sebabnya Kertanagara dikisahkan pula dalam naskah-naskah kidung sebagai seorang yang bebas dari segala dosa. Bahkan, salah satu ritual agamanya adalah berpesta minuman keras.Gelar keagamaan Kertanagara dalam nagarakretagama adalah Sri Jnanabajreswara, sedangkan dalam prasasti Tumpang ia bergelar Sri Jnaneswarabajra. Kertanagara diwujudkan dalam sebuah patung Jina Mahakshobhya (Buddha) yang kini terdapat di Taman Apsari, surabaya. Patung yang merupakan simbol penyatuan Syiwa-Buddha itu sebelumnya berasal dari situs Kandang Gajak, Trowulan, yang pada tahun 1817 dipindahkan ke surabaya oleh Residen Baron A.M. Th. de Salis. Oleh masyarakat patung tersebut dikenal dengan nama Joko Dolog.