Jawabanmu

2014-06-11T18:02:10+07:00
1. perlunya kejelasan otoritas,kapasitas,posisi dan kewenangan negosiator..
   agar negoisasi berjalan aktif, seorang negoisator harus jelas kapasitas dan posisinya.
2. Mengutamakan kepentingan organisasi, lembaga atau perusahaan yg diwakili ketimbang masalah pribadi.
   para perunding haruslah memahami bahwa dirinya maju ke meja perundingan mewakili lembaga, organisasi, atau perusahaan tertentu,guna memperoleh solusi terbaik yg bermanfaat bagi lembaga, organisasi, atau perusahaan yg diwakilinya.
3. Kesejajaran dalam kedudukan di meja perundingan
   ini merupakan prinsip dasar utama negoisasi. contoh: Negoisasi di tingkat pimpinan negara terjadi antara pimpinan suatu negara atau pimpinan negara lain atau menteri yg diberi otoritas untuk mewakili kepala negaranya.
4. Komunikasi dua arah yang berjalan lancar tanpa tekanan
   komunikasi dua arah, tanpa tekanan, pemaksaan atau pendiktean dari pihak manapun akan memungkinkan para pihak yg bernegoisasi dapat berinteraksi dengan baik,saling mempertukarkan kepentingan dan mencari titik temu dari perbedaan-perbedaan persepsi, tuntutan da keinginan.
5. Penggunaan bahasa yg dimengerti dan diterima pihak yang bernegoisasi.
   agar negoisasi berjalan aktif dan membuahkan hasil yg diharapkan, hindarilah penggunaan bahasa sepihak, cobalah menemukan bahasa kompromi yang bisa diterima oleh dua belah pihak yg bernegoisasi.
6. Prinsip Emphati
   Emphati berarti memahami kesalahan orng lain dengan memposisikan diri kita seolah-olah menjadi orang tersebut.
7. Prinsip Menang-menang (win-win)
   Untuk menemukan titik temu, diperlukan prinsip musyawarah dan mufakat yg saling menguntungkan pihak yg terkait dalam proses negoisasi. Prinsip ini juga memberikan kesempatan bagi mitra negoisasinya untuk juga sama-sama menang.

semoga bermanfaat jwbn sya.. :-)
1 5 1