Jawabanmu

2014-06-10T12:23:06+07:00
Api berwarna merah / kuning ini biasanya bersuhu dibawah 1000 derajat celcius. Api jenis ini termasuk api yang “kurang panas” dikarenakan jarang atau kurang sering digunakan di pabrik-pabrik industri baja / material. Kalau pada matahari, api ini berada pada bagian paling luarnya, yaitu bagian yang paling dingin.
atau
warna api tersebut dipengaruhi oleh elektron-elektron dalam api yang selalu berpindah-pindah.

Nah,, semakin gelap warna apinya seperti hijau atau bahkan biru itu biasanya api akan semakin panas suhunya.,,
seperti kalo kita pakek baju hitam di siang hari,, rasanya akan makin panas jika dibandingkan dengan pakek baju putih di siang hari
lanjutan komentar yang di atas.,,, :3
ga semua api itu merah, api gas aja warnanya biru
2014-06-10T15:15:29+07:00

Sign In
Ajukan Pertanyaan
Halaman Awal Answers
Pemberitahuan
Aktivitas Saya
Kategori
Pedoman Komunitas
Kirim Masukan
Bantuan
Situs Lainnya
Yahoo
Mail
Berita
Keuangan
Olahraga
Lainnya
Lihat Versi Desktop
Privasi & Ketentuan
© 2014 Yahoo! Inc

Ilmu Kimia
Kenapa siy api itu berwarna merah ato biru??Reaksi terjadinya api sehingga api bisa berwarna merah ato biru??
Seringkali kita melihat api yang ada di kompor itu kadang ada yang berwarna merah dan ada yang berwana biru.…tampikan lainnya

Jawaban Terbaik (Dipilih oleh Suara Terbanyak)
Api terjadi dari panas reaksi oksidasi. Maksud dari kata-kata ini sangatlah luas. Api bisa terjadi jika ada unsur O2-nya, misalnya dari percobaan lilin yang mati ketika ditutup dengan gelas karena kehabisan O2. Sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi, artinya selalu melepaskan elektron. Dan jika suatu reaksi melepaskan elektron, maka dia cenderung melepas energi. Hal ini terbukti bahwa pada setiap reaksi pembakaran, harga entalpi selalu negatif (berarti dia melepas energi).

-
-

Kemudian, MENGAPA WARNA API BERBEDA-BEDA?
Menurut saya, warna api tersebut dipengaruhi oleh elektron-elektron dalam api yang selalu berpindah-pindah. Misalnya dari kulit k ke kulit m atau dari kulit n ke kulit L. Setiap kulit mempunyai tingkat energi yang berbeda-beda. Semakin tinggi tingkat kulit, maka semakin tinggi juga tingkatan energinya.
Setiap unsur mempunyai spektrum emisi tertentu, dan bila tersorot api, maka akan memancarkan radiasi elektromagnetik yang akan menghasilkan pancaran api dengan warna-warna tertentu. Hal ini juga yang menyebabkan warna api berbeda-beda. Coba anda "menyorotkan api" pada unsur alkali dan alkali tanah. Pasti akan menghasilkan warna api yang berbeda-beda.