Jawabanmu

2014-06-09T13:53:48+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
1. Pastikan hdd telah di colok pada portnya, terkadang ada bebrapa orang yang salah mencolokkan port hardisk dengan power fan sehingga tidak mendapatkan catu daya dari PSU, hal ini dapat terjadi disebabkan minimnya konektor PSU
2. Settinglah master dan slave harddisk drive dengan tepat. Atau bila sobat ingin memanfaatkan konfigurasi pada cable select, pastikan menggunakan konfigurasi tersebut pada kedua harddisk, lama dan baru.
3. memanfaatkan konfigurasi cable select, perhatikanlah pemasangan kabel IDE pada harddisk. Beberapa kabel terbaru, sudah memberikan tanda khusus, untuk membantu menentukan konektor mana yang dianggap sebagai master, dan konektor mana yang akan dianggap sebagai slave. Bila tak tersedia, cara paling mudah yaitu dengan aturan dasar berikut. Konektor yang terletak diujung diperuntukkan sebagai master. Sedangkan konektor di tengah, akan dianggap sebagai slave.
4. pada settingan BIOS. Pada pilihan utama Integrated Peripheral, biasanya terdapat pilihan untuk IDE controller. Di sini juga terdapat pilihan untuk setting controller harddisk SATA. Sekiranya kita mengalami masalah serupa, saat ingin menambahkan harddisk baru ber-interface SATA. Khusus untuk harddisk SATA dan Windows, jangan lupa untuk menginstalasi driver yang biasanya disertakan oleh produsen motherboard. Atau updatenya, tergantung chipset motherboard yang digunakannya.