Jawabanmu

2014-01-31T21:36:11+07:00
Ya cukup hentikan fungsi kerja otak- kemudian karna nya tubuh pun akan berhenti bergerak kemudian sel-sel pun juga akan berhenti beregenerasi dan mati secara masal

2014-01-31T21:37:51+07:00
Peristiwa yang dinamakan “Apoptosis” ini diamati untuk pertama kalinya oleh Andrew Wyllie pada tahun 1970-an. Apoptosis yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti “rontok” itu memang mirip dengan peristiwa daun berguguran dari pohonnya. Pertanyaannya, kemudian, jika miliaran sel tubuh mati setiap hari, mengapa kita tidak ikut mati? Pertanyaan lain yang tidak kalah menarik, mengapa sel-sel tubuh kita melakukan tindakan bunuh diri, dan apakah peristiwa itu bisa dicegah?

Sebagian pakar menyatakan, peristiwa itu mungkin sangat penting dalam menjaga keseimbangan populasi sel pada tubuh orang sehat. Kematian sel, yang kemudian digantikan oleh sel baru, dapat pula dikatakan sebagai peremajaan sel yang membuat kita tetap hidup sehat dan bugar. Akan tetapi, sampai pada usia tertentu kemampuan pergantian sel itu akan menurun. Lalu, terjadilah apa yang kemudian dikatakan sebagai permasalahan lanjut usia ( geriatrik ).

Tubuh kita memang bukan sesuatu yang bersifat statis. Secara dinamis, sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memerhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh kita akan terbentuk jaringan kanker.