Jawabanmu

2014-06-07T14:31:05+07:00
- Membiasakan untuk berbuat sesuai dengan aturan main atau hukum yang berlaku.
Membiasakan bertindak secara demokratis bukan otokrasi atau tirani.
Membiasakan untuk menyelesaikan persoalan dengan musyawarah.
Membiasakan mengadakan perubahan secara damai tidak dengan kekerasan atau anarkis.
Membiasakan untuk memilih pemimpin melalui cara-cara yang demokratis.
- Selalu menggunakan akal sehat dan hati nurani luhur dalam musyawarahg. 
- Selalu mempertanggungjawabkan hasil keputusan musyawarah baik kepada Tuhan, masyarakat, bangsa, dan negarah.  
Menggunaka kebebasan dengan penuh tanggung jawab.
- Membiasakan memberikan kritik yang bersifat membangun.
3 3 3
2014-06-07T14:32:08+07:00

Di Lingkungan KeluargaPenerapan Budaya demokrasi di lingkungan keluarga dapat diwujudkan dalam bentuk sebagai berikut:Kesediaan untuk menerima kehadiran sanak saudara;Menghargai pendapat anggota keluarga lainya;Senantiasa musyawarah untuk pembagian kerja;Terbuka terhadap suatu masalah yang dihadapi bersama.
 Di Lingkungan MasyarakatPenerapan Budaya demokrasi di lingkungan masyarakat dapat diwujudkan dalam bentuk sebagai berikut:Bersedia mengakui kesalahan yang telah dibuatnya;Kesediaan hidup bersama dengan warga masyarakat tanpa diskriminasi;Menghormati pendapat orang lain yang berbeda dengannya;Menyelesaikan masalah dengan mengutamakan kompromi;Tidak terasa benar atau menang sendiri dalam berbicara dengan warga lain.
 Di Lingkungan KuliahanPenerapan Budaya demokrasi di lingkungan sekolah dapat diwujudkan dalam bentuk sebagai berikut:Bersedia bergaul dengan teman kuliah tanpa membeda-bedakan cantik jeleknya seseorang;Menerima teman-teman yang berbeda latar belakang budaya, ras dan agama;Menghargai pendapat teman meskipun pendapat itu berbeda dengan kita;Mengutamakan musyawarah, membuat kesepakatan untuk menyelesaikan masalah;Sikap anti kekerasan.


 Di Lingkungan Kehidupan BernegaraPenerapan Budaya demokrasi di lingkungan kehidupan bernegara dapat diwujudkan dalam bentuk sebagai berikut:Besedia menerima kesalahan atau kekalahan secara dewasa dan ikhlas;Kesediaan para pemimpin untuk senantiasa mendengar dan menghargai pendapat warganya;Memiliki kejujuran dan integritas;Memiliki rasa malu dan bertanggung jawab kepada publik;Menghargai hak-hak kaum minoritas;Menghargai perbedaan yang ada pada rakyat;Mengutamakan musyawarah untuk kesepakatan bersama untuk menyelesaikan masalah-masalah kenegaraan.

1 5 1