Jawabanmu

2014-06-07T11:36:03+07:00
Pada tahun 1619 kota Jayakarta jatuh ke tangan VOC. Jatuhnya Jayakarta membawa akibat buruk bagi Banten. VOC memaksa para pedagang untuk berlabuh di Jayakarta sehingga Banten menjadi sepi. Sebagai reaksinya, rakyat Banten dipimpin Sultan Ageng Tirtayasa mengobarkan peperangan melawan VOC. Akan tetapi, perjuangan Sultan Ageng ini tidak didukung oleh putranya yang bernama Sultan Haji. Demi mendapatkan takhta kerajaan Banten, Sultan Haji bekerjasama dengan VOC untuk menyerang ayahnya. Sultan Ageng Tirtayasa akhirnya berhasil ditangkap oleh VOC dan dibuang ke Batavia. Setelah itu, takhta kerajaan Banten diserahkan kepada Sultan Haji, namun dikontrol oleh VOC.