Jawabanmu

2014-01-31T16:06:56+07:00
Klenteng adalah bangunan yang hanya ditemukan pada komunitas Tionghoa perantauan di luar RRC. Seperti yang kita ketahui, Kaum Perantauan Tionghoa saat pertama kali datang dan bertahan hidup di negara asing adalah dengan mengandalkan kaumnya sendiri. Kaum Hokkian mengandalkan sesama Kaum Hokkian ataupun Kaum Hakka mengandalkan sesama Kaum Hakka. Di dalam kelompok-kelompok tersebut ada 3 ajaran yang dipegang : Buddhist (Mahayana), Tao dan Konfusianisme. Untuk memudahkan peribadatan, akhirnya dibuatkan satu tempat ibadah yang mewadahi semua kepercayaan kaum perantauan tersebut yang di kemudian hari disebut sebagai Klenteng. Vihara adalah tempat peribadatan khusus umat Buddha (Mahayana / Theravada), di mana ada anggota Sangha yang tinggal di sana. Selain itu sifat peribadatan Klenteng dan Vihara juga berbeda. Peribadatan di Klenteng bersifat pribadi sedangkan peribadatan di Vihara bersifat kebaktian yang dihadiri umat dan penceramah. Membedakannya mudah, lihatlah ke dalam ruang peribadatannya. Jika ditemukan rupang-rupang yang berasal dari Kepercayaan Tradisional Tionghoa(Tao, Konfusianisme, termasuk rupang aliran Mahayana, maka itu bisa dipastikan adalah Klenteng. Jika di altar hanya ada rupang Buddha (tanpa ada rupang dari Taoisme atau Konfusianisme), maka itu adalah Vihara.