Jawabanmu

2014-06-05T10:19:14+07:00
\1.    Gerak Endonom
 
Gerak endonom adalah gerak yang tidak diketahui penyebab luarnya. Gerak ini dikenal pula sebagai gerak spontan karena tumbuhan melakukan gerakan secara spontan tanpa perlu adanya rangsangan dari luar.

Contoh gerak endonom ini adalah gerak pertumbuhan daun dan gerak rotasi sitoplasma (siklosis) pada sel-sel daun Hydrilla verticillata yang dapat dideteksi dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel.

2.    Gerak Esionom

Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak esionom dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu tropisme, taksis, dan nasti.

3.    Gerak Higroskopis

Gerak higroskopis disebabkan karena perubahan kadar air. Gerak ini dapat menyebabkan pecahnya buah kapas dan polongpolongan setelah mengering. 
Contoh lainnya adalah membukanya sel anulus pada sporangium tumbuhan paku dan membukanya gigi peristom pada sporangium tumbuhan lumut
5 2 5
2014-06-05T10:51:39+07:00
Gerak pada tumbuhan ada 3 macam yaitu ;Gerak Autonom (Endonom), Gerak Esionom, Gerak Higrokopis

1) Gerak Autonom (Endonom)
Gerak Autonom adalah gerak yang belum diketahui secara jelas penyebabnya dan munkin ransangan yang terjadi di dalam tubuh tumbuhan itu sendiri.
Contoh:
Gerak plasma didalam selMengatupnya kuncup daun yang disebabkan oleh perbedaan percepatan tumbuhan yang terlihat pada daun kubis.2) Gerak Esionom
Gerak esionom adalah gerak yang di pengaruhi oleh rangsanagan dari luar.
Gerak esionom dibagi menjadi tiga bagian yaitu, Taksis, tropi atau tropisme dan nasti.

1. Taksis
Taksis adalah gerak pada tumbuhan atau sebagian tumbuhan yang berpindah tempat untuk menuju atau mengetahui arah datangnya rangsang.
Ada dua perbedaan taksis: Taksis positif dan taksis negatif. Taksis positif adalah jika arah gerak menuju rangsang, sedangkan taksis negatif adalah jika arah gerak menjauhi rangsang.
Ada dua macam bagian taksis:

#1. Kemotaksis
Kemotaksis adalah rangsang yang berupa bahan kimia.
Contoh : pada alga hijau

#2. Fototaksis
Fototaksis adalah rangsang yang berupa cahaya
Contoh : Tumbuh kembara menuju kearah terang.

2. Tropi atau Tropisme
Tropi atau tropisme adalah gerak yang menuju atau menjauhi rangsang.
Ada dua perbedaan Tropi : Tropi Positif dan tropi negatif. Tropi Positif adalah apabila gerak menuju rangsang, sedangkan tropi negatif adalah gerak yang menjauhi rangsang.
Ada empat (4) macam tropi atau tropisme ;

#1. Geotropi
Geotropi adalah rangsang yang berupa gaya tarik bumi (gravitasi)
Contoh : Tumbuh akar nafas menjauhi gerak bumi.

#2. Fototropi
Fototropi adalah rangsan yang berupa cahaya (sinar matahari)
Contoh ; tumbuh ujungnya durian menuju arah cahaya.

#3. Hidrotopi
Hidrotopi adalah rangsang yang berupa air (tempat berair)
Contoh ; akar tumbuh kearah yang memiliki air.

#4. Tigmotropi
Tigmotropi adalah rangsang yang berupa persaingan.
Contoh ; membelit atau membengkoknya ujung batang atau sulur pada kacang panjang.

3. Nasti
Nasti adalah gerak pada tumbuhan atau sebagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh reaksi rangsangan dari luar, menurut tanaman itu sendiri dan bergantung pada struktur arah yang bergerak.
Gerak nasti dibagi menjadi empat (4) bagian :

#1. Seismonasti
Seismonasti adalah rangsang yang berupa sentuhan atau getaran.
Contoh ; Menutupnya daun puteri malu karena sentuhan.

#2. Niktinasti
Niktinasti adalah rangsang yang berupa suasana gelap.
Contoh ; Menutupnya daun majemuk pada malam hari.

#3. Termonasti
Termonasti adalah rangsang yang berupa panas.
Contoh ; Menutupnya daun puteri malu yang disebabkan oleh panas.

#4. Nasti komplek
Nasti komplek adalah rangsang yang lebih dari satu macam.
Contoh ; Membuka dan menutupnya stomata.
membuka dan menutupnya stomata dikarenakan adanya cahaya matahari, zat kimia, panas dan air.

3. Gerak Higrokopis
Gerak Higrokopis adalah gerak tumbuhan yang diakibatkan oleh perubahan kadar air di dalam sel-selnya sehingga terjadi pengerutan.

Contoh ; Membengkaknya kotak spora pada lumut akibat dari mengerutnya gigi peristoma.
Peristoma adalah tanggapan terhadap panjang pendeknya hari.
3 4 3