Jawabanmu

2014-06-09T19:51:49+07:00
Airlangga mempunyai 5 orang anak. Salah seorang anak perempuannya yang bernama Sri Sanggramawijaya dicalonkan menjadi pengganti Airlangga, tetapin ia menolak untuk dijadikan Raja. Putrinya tersebut ingin menjadi pertapa yang kemudian dikenal dengan gelar Ratu Giriputri. Hal ini membuat kesulitan bagi Airlangga. Untuk menghindari pertumpahan darah karena perebutan kekuasaan oleh anak-anaknya, pada tahun 1041 M ia terpaksa membagi kerajaannya menjadi dua. Pembagian dibantu oleh Mpu Bharada, yaitu Jenggala dan Panjalu. Batas kedua kerajaan dibatasi oleh sungai Brantas. Maka dengan demikian berakhirlah kerajaan Medang Kamulan sekaligus Dinasti Isyana. Setelah menyerahkan tahta kerajaan kepada putra-putranya. Lalu ia memutuskan menghabiskan hidupnya sebagai pertapa hingga wafat pada tahun 1049 dan dimakamkan dilereng Timur gunung Pananggungan. Makam Airlangga dikenal dengan nama Candi Belahan.
5 3 5