Jawabanmu

2014-06-05T08:58:11+07:00
Pasal 6 ayat (1) UU No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa berbunyi: “Sengketa atau beda pendapat perdata dapat diselesaikan oleh para pihak melalui alternatif penyelesaian sengketa yang didasarkan pada itikad baik dengan mengesampingkan penyelesaian secara litigasi di Pengadilan Negeri.”

Itu untuk kasus sengketa perdata. Karena persoalan sengketa biasanya kasus perdata, dan contoh di atas adalah bentuk mekanisme penyelesaian sengketa di luar pengadilan (salah satu bentuk mediasi). Di luar itu penyelesaian sengketa dilaksanakan via pengadilan perdata.