Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-01-30T08:28:59+07:00
Naik Turunnya Harga Elpiji              
     Indonesia merupakan negara yang populasi penduduknya terpadat keempat di dunia. Tapi hal itu dapat diseimbangi dengan banyaknya sumber daya alam di Indonesia. Rata-rata masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang konsumtif. Banyak kebutuhan yang harus dipenuhi oleh masyarakat, salah satunya elpiji. Elpiji digunakan untuk proses masak-memasak. Setiap 1 rumah di Indonesia dipastikan mempunyai 1 tabung elpiji, baik itu yang 3 kg ataupun 12 kg.
     Namun masyarakat khawatir dengan kenaikan harga elpiji ini. Selain harga yang sering dikawatirkan oleh masyarakat, praktik penyuntikan elpiji juga dikhawatirkan oleh masyarakat. Tapi ada cara khusus untuk mengetahui kemasan elpiji 12 kg itu merupakan tabung suntikan. Yakni mulai dari bau gasnya dan segel tabung. Cara itu memudahkan untuk melacak tabung 12 kg itu hasil suntikan dari tabung bersubsidi pemerintah.
     Besaran kenaikan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kg bervariasi antar daerah di Indonesia, bergantung jarak stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBBE) ke titik serah (supply point). Keputusan menaikkan harga elpiji 12 kg merupakan tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam laporan hasil pemeriksaan Februari 2013. Pertamina menanggung kerugian atas bisnis non subsidi selama tahun 2011 hingga Oktober 2012 sebesar Rp 7,73 triliun.
     Dengan kejadian tersebut, tidak masuk akal jika Indonesia kekurangan pasokan gas hingga menaikkan harga elpiji di Indonesia. Padahal Indonesia memiliki sumber daya yang banyak, termasuk gas. Jika pemerintah dapat mengontrol pasukan gas di Indonesia, pasti pasokan gas tidak akan langka dan harga elpiji akan kembali normal. Sehingga masyarakat Indonesia bisa menikmati elpiji tersebut.
1 5 1