Jawabanmu

2014-06-01T14:13:44+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Proses Masuknya Bangsa-Bangsa Eropa ke IndonesiaPada permulaan abad XVI bangsa-bangsa Barat mulai masuk ke wilayahIndonesia. Bangsa Barat yang datang ke Indonesia antara lain Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda. Kedatangan bangsa-bangsa tersebut didorong oleh tiga faktor, yaitu gold (ekonomi), gospel (agama), dan glory (petualangan dan kemuliaan).
1. Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat
Wilayah Nusantara yang terkenal sebagai penghasil rempah-rempah menjadi daya tarik bagi bangsa Barat untuk datang ke Indonesia. Mahalnya harga rempah-rempah mendorong bangsa-bangsa Barat mencari daerah penghasil rempah-rempah secara langsung. Berikut ini bangsa-bangsa Barat yang masuk ke wilayah Indonesia.
a.    Bangsa Portugis
Pada tahun 1486 Bartholomeus Diaz berlayar menyusuri pantai Benua Afrika dengan tujuan India. Meskipun gagal mencapai India, namun ekspedisi Bartholomeus Diaz berhasil menemukan jalur baru ke Hindia Timur. Selanjutnya, pada tahun 1498 Raja Portugis mengirim ekspedisi di bawah pimpinan Vasco da Gama dengan menempuh jalur yang ditemukan Bartholomeus Diaz.
Pada tahun 1511 Portugis di bawah pimpinan Alfonso d Albuquerque berhasil menaklukkan Malaka. Setahun kemudian rombongan Portugis mengadakan ekspedisi ke Maluku. Sejak itu, Portugis membeli rempah-rempah langsung dari Maluku dan dibawa ke Lisabon.
b.    Bangsa Spanyol
Christophorus Columbus bermaksud mencari wilayah Hindia Timur melalui arah barat. Setelah berlayar lebih dari dua bulan mengarungi Lautan Atlantik, sampailah Columbus di Kepulauan Bahama, Karibia. Columbus menganggap bahwa ia telah sampai di Hindia dari arah barat. Oleh karena itu, ia menamai penduduk daerah itu dengan nama Indian. Kekeliruan Columbus ini telah menghasilkan sebutan Hindia Barat untuk Amerika.
Pengalaman Columbus banyak dipelajari oleh Ferdinand Magelhaens dan Yuan Sebastian del Cano dalam penjelajahan samudra. Pada bulan Agustus 1519 Magelhaens berlayar ke arah barat dengan cara menyusuri pantai selatan Benua Amerika dan Lautan Pasifik. Pada tahun 1520 mereka tiba diFilipina dan mendirikan tugu peringatan yang menyatakan bahwa Filipinamerupakan daerah milik Raja Spanyol.
Sewaktu berada di Filipina, terjadi perang antara kerajaan-kerajaan di Filipina. Magelhaens terbunuh dalam sebuah pertempuran. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Maluku oleh Yuan Sebastian del Cano. Di Maluku rombongan bangsa Spanyol ini bertemu dengan bangsa Portugis. Kedua bangsa tersebut terlibat dalam persaingan perdagangan. Akhirnya, melalui perjanjian Saragosa pada tahun 1521, Spanyol harus meninggalkan Maluku. Setelah menandatangani perjanjian Saragosa, rombongan Yuan Sebastian del Cano melanjutkan perjalanan ke arah barat menuju Eropa dan tiba di Eropa pada tahun 1522. Rombongan itu menjadi rombongan pertama yang melakukan ekspedisi mengelilingi dunia dan membuktikan bahwa bumi itu bulat. Kisah perjalanan Magelhaens ditulis oleh Pigafetta.
c.    Bangsa Inggris
Pada akhir abad XVI, EIC mengadakan hubungan dengan beberapa tempat diIndonesia, seperti Aceh, Jayakarta, Banjar, Gowa, dan Maluku. Oleh karena terdesak Belanda, akhirnya Inggris tersingkir dari kawasan Indonesia.
d.    Bangsa Belanda
Ekspedisi pertama bangsa Belanda untuk menemukan daerah rempah-rempah dipimpin oleh van Neck. Ekspedisi ini mengalami kegagalan. Selanjutnya. pada tahun 1595 berangkatlah empat kapal di bawah pimpinan Cornelis de Houtman dan Pieter de Kaizer menuju Indonesia melalui Lautan Atlantik. Pada tahun 1596, para pelaut Belanda itu tiba di pelabuhan Banten. Pada saat itu armada Belanda kurang mendapat sambutan karena bertindak semena-mena dan kasar. Dari Banten, mereka bermaksud mencapai Maluku untuk memperoleh rempah-rempah. Akan tetapi, gagal sehingga terpaksa kembali ke Belanda. Belanda datang untuk kedua kalinya pada tahun 1598 dengan membawa delapan buah kapal. Rombongan ini dipimpin oleh Jacob van Neck dan Warwijle.
76 4 76
2014-06-01T14:14:33+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Proses masuknya bangsa Eropa di Indonesia ialah pada saat jatuhnya konstantinope ke tangan turki, yang menyebabkan bangsa eropa ingin mencari pusat/sumber di mana rempah-rempah itu berada. Bangsa yang pertama masuk di Indonesia ialah bangsa Portugis. Bangsa portugis mengirimkan Bartholomeu Dias (1487-1488) yang berhasil sampai ke ujung selatan Afrika yang disebut Tanjung Pengharapan (Cape of Good Hope). Kemudian Vasco da Gama (1497-1498) yang bertolak dari Lisabon menuju Kepulauan Tanjung Varde dan akhirnya tiba di Tanjung Pengharapan tahun 1497, dan tahun 1498 mendarat di di Kalikut, pantai Malabar India. Dan Alfonso d’Albuquerque (1510-1515) yang berhasil menaklukan Goa di pantai barat India pada 1510 dan Malaka (1511). Dari Malaka ia meneruskan penguasaan atas Myanmar (Burma). Dari Myanmar inilah ia menjalin hubungan dagang dengan Maluku. Selanjutnya Spanyol, Spanyol sesuai dengan Perjanjian Tordesillas melakukan penjelajahan samudera ke Dunia Timur. Bangsa spanyol mengirimkan Ferdinand Magelhaens (1480-1521) yang dibantu oleh Kapten Juan Sebastian del Cano dan Pigafetta mulai berlayar ke arah Barat-daya dengan mengikuti rute Christopher Columbus. Magelhaens tiba di Kepulauan Filipina pada tahun 1521 setelah melintasi Samudera Atlantik terus ke ujung selatan Amerika. Magelhaens tewas di Filipina karena dibunuh oleh Suku Mactan, Juan Sebastian del Cano yang mendampingi Magelhaens melanjutkan perjalanan dari Filipina ke Indonesia. Pada tahun 1522 ia sampai di Maluku. Kedatangan rombongan Spanyol ini menimbulkan pertentangan dengan Portugis yang dianggap telah melanggar Perjanjian Tordesillas. Pertentangan di antara mereka berakhir setelah dibuat Perjanjian Saragosa (1534) yang memutuskan kesepakatan batas daerah kekuasan. Portugis tetap di Maluku, dan Spanyol di Filipina.           Kemudian bangsa belanda yang mengirimkan cornelis de hotman mendarat di banten pada tahun  1596 masehi, kemudian Jacob vani neck yang juga mendarat di banten pada tahun 1598 masehi. Lalu disusul de keyzer yang mendarat di pantai barat afrika. Kemudian bangsa inggris pun ikut menjelajah dan mengirimkan kapten james Lancaster yang mendarat di jawa dan bali.
38 4 38