Jawabanmu

2014-05-31T10:54:09+07:00
Keuntungan Menyusui Bagi Bayi
Bayi yang mendapat air susu ibu (ASI) memperoleh keuntungan selama periode rentan ini melalui berbagai mekanisme:
ASI mengandung banyak sel imun-baik limfosit T dan B, makrofag, maupun neutrofil-yang menghasilkan antibodi dan langsung menghancurkan mikroorganisme patogenik. Sel-sel ini sangat banyak terdapat dalam kolostrum.IgA sekretorik, suatu jenis khusus antibodi, terdapat dalam jumlah besar di ASI. IgA sekretorik terdiri dari dua molekul antibodi IgA yang disatukan oleh apa yang disebut sebagai komponen sekretorik yang melindungi antibodi dari destruksi oleh getah lambung bayi yang asam dan enzim-enzim pencenaan. Koleksi antibodi IgA yang diterima oleh bayi yang mendapat ASI ditujukan secara spesifik terhadap patogen tertentu di lingkungan ibu-dan karenanya di lingkungan bayi itu juga. Karena itu antibodi-antibodi ini melindungi bayi dari mikroba infeksi yang kemungkinan besar dijumpai oleh bayi tersebut.Sebagian komponen dalam ASI, misalnya mukus, melekat ke mikroorganisme yang berpotensi menjadi patogen, mencegahnya melekat ke dan menembus mukosa usus.Laktoferin adalah konstituen ASI yang menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya dengan mengurangi ketersediaan besi, suatu mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan patogen-patogen ini.Faktor bifidus pada ASI, berbeda dari laktoferin, mendorong multiplikasi mikroorganisme nonpatogen Lactobacillus bifidus di saluran cerna bayi. Pertumbuhan bakteri tak berbahaya ini membantu mendesak pertumbuhan bakteri yang berpotensi merugikan.Komponen-komponen lain dalam ASI mendorong pematangan sistem pencernaan bayi sehingga bayi lebih tahan terhadap bakteri dan virus penyebab diare.Masih ada faktor-faktor lain dalam ASI yang belum diketahui yang mempercepat perkembangan kemampuan sistem imun bayi.
Menyusui juga menguntungkan bagi ibu. Pelepasan oksitosin yang dipicu oleh menyusui mempercepat involusi uterus. Selain itu, penghisapan oleh bayi menekan siklus haid dengan menghambat sekresi LH dan FSH, mungkin dengan menghambat GnRH. Karena itu, laktasi cenderung mencegah ovulasi, menurunkan kemungkinan kehamilan berikutnya (meskipun bukan cara kontrasepsi yang handal). Mekanisme ini memungkinkan semua sumber daya ibu dicurahkan kepada bayinya dan bukan dibagi dengan mudigah baru.
tolong jadikan jawaban terbaik dong,,,