Jawabanmu

2014-05-30T11:35:54+07:00
Permisi sedikit memberikan jawaban Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, terjadinya ditentukan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) sebagai Pembentuk Negara dan terucap secara lahiriah karena tertulis.
Isinya memuat :

a. Dasar falsafah negara Pancasila
b. Dasar politik negara yaitu Republik yang berkedaulatan rakyat
c. Tujuan negara yaitu:
1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan Melindungi seluruh tumpah darah Indonesia
2. Memajukan kesejahteraan umum
3. Mencerdaskan kehidupan bangsa
4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial.

a. Ketentuan akan adanya Undang-Undang Dasar, dengan adanya kalimat: “… maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia”. Kata “suatu” tanpa penunjuk tertentu menyatakan bahwa sesudah Pembukaan akan ada Undang-Undang Dasar.
Jadi Pembukaan Undang-Undang dasar 1945 telah memenuhi syarat untuk dinamakan sebagai Pokok-pokok kaidah negara yang fundamental bagi negara Indonesia, bersifat tetap, melekat pada kelangsungan hidup negara Indonesia, serta tidak dapat dirubah oleh siapapun, karena merubahnya berarti Pembubaran Negara Indonesia. Hal ini juga dibenarkan oleh rakyat melalui ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 yang menyatakan, bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar adalah penuangan jiwa Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, oleh karenanya tidak dapat dirubah oleh siapapun termasuk MPR hasil pemilu, sebab merubah isi Pembukaan Undang-Undang Dasar berarti pembubaran Negara Republik Indonesia.
Maka ketika MPR di Era Reformasi mengamandemen UUD 1945, yang diamandemen hanya pasal-pasal dan Batang Tubuhnya tidak termasuk Pembukaannya. Seperti diketahui MPR di Era Reformasi telah merubah UUD 1945 sebanyak 4 (empat) kali dengan menambah dan mengurangi pasal-pasalnya tetapi dipertahankan jumlahnya yaitu 37 pasal 3 (tiga) pasal aturan peralihan dan 2 (dua) pasal aturan tambahan.

 Isi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945
Isi dari alinea pertama adalah : Adanya dalil subyektif, yaitu bangasa Indonesia ingin membebaskan diriya dari penjajahan, dan dalil obyektif, yaitu bangsa Indonesia menentang setiap penjajahan di dunia karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Isi dari alinea kedua adalah : Bahwa perjuangan pergerakan di Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan, bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan, bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih terus diisi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Isi dari alinea ketiga adalah : Alinea ini membuktikan bahwa kemerdekaan yang dicapai bangsa Indonesia bukan atas usaha manusia belaka melainkan berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Ini bukti bahwa bangsa Indonesai adalah bangsa yang ber-Tuhan.
Isi dari alinea keempat adalah : Alinea ini berisi sebagai berikut :
1) Tujuan negara ; “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”
2) Ketentuan diadakannya Undang-Undang Dasar : “maka disusunlah kemerdekaan kebangsan Indonesai itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia”
3) Bentuk negara : “……Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat”
4) Dasar Falsafah Negara : “dengan berdasar kepada ke-Tuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikamt kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilah sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” 

terimakasih semoga membantu :)
5 5 5