Soal Study Kasus
Quick Food adalah suatu rangkaian restoran fast-food nasional yang menyajikan
es krim lembut. Pesaing utama mereka adalah Small Food. Sebuah computer main
frame ditempatkan di kantor pusat di Serang dan terutama digunakan untuk
pengolahan data. DBMS tidak digunakan, walaupun bahasa generasi keempat MARK-V
digunakan untuk menyiapkan sebagian laporan khusus. Komputer mini ditempatkan
digudang-gudang di seluruh negeri yang memasok 650 restoran.
Presiden direktur Quick food adalah Mikhail Fast, yang mewarisi perusahaan dua
tahun lalu. Ia mengikuti suatu Eastern College, ketika ia masih menjadi bintang
baseball. Ia drop out dari sekolah dan bermain di major league hingga kematian
ayahnya menempatkan kepemimpinan Quick Food di atas pundaknya.
Dua tahun pertama bagi Mikhail merupakan masa kacau, saat ia belajar secara
trial and error. Tidak adanya persiapan bisnis mengharuskannya untuk mempelajari
semuanya dari bawah ke atas. Sekarang, sebagian besar krisis awal telah
terpecahkan, dan ia telah mantap mencari kesempatan di masa depan.
Suatu hari ia menelpon manajer komputernya, Angela Harris, dan memintanya
untuk datang ke ruang kerjanya untuk berbincang-bincang. Ketika Angela tiba, Mikhail
menanyakan keadaan di departemen computer. Angela menjelaskan beberapa proyek
yang sedang berlangsung dan menyakinkannya bahwa semua terkendali.
Mikhail menyender pada kursinya, menaikkan kakinya di atas meja, dan mulai
berbicara. “Kamu tahu, Angela, Quick Food berada pada kondisi keuangan yang baik.
Ayah saya telah meletakkan dasar yang baik untuk memperluas lingkup bisnis. Saya
memperkirakan bahwa dalam lima tahun kita akan membuka cukup banyak toko
untuk membuat Small Food kewalahan dalam persaingan. Masalahnya kita tidak
benar-benar siap untuk melakukan banyak hal dalam skala besar. Kita akan
memerlukan kemampuan untuk membuat membuat lebih banyak keputusan, secara
lebih cepat, daripada yang biasanya kita lakukan. Salah satu dari empat keputusan
besar adalah menentukan lokasi toko-toko. Itu merupakan keputusan jangka panjang.
Kita menandatangani kontrak sewa dan kita harus menempatinya selama 20 hingga
25 tahun. Tidak hanya berjangka waktu lama, tetapi juga mahal. Kita telah mencoba
untuk mengurangi resiko keputusan lokasi yang jelek dengan deportemen real estate
kita. Jika kita memutuskan untuk membuka toko di suatu area, kita mengirimkan
suatu tim yang terdiri dari tiga atau empat orang untuk bertemu dengan realtor,
melihat tempatnya, dan memutuskan dimana akan dibangun. Ini telah berjalan dengn
baik, tetapi saya tidak dapat memperkirakan bagaimana kita dapat melanjutkan
praktek ini jika kita terlibat dalam program, untuk memberitahukan kita dimana
sebaiknya toko ditempatkan.”
Angela bertanya, “Apakah anda ingin computer sekedar memberitahukan
kota-kota mana yang terbaik, atau anda ingin computer memilihkan suatu lokasi
tertentu, seperti jalan Jenderal Sudirman No. 503?”
“Keduanya,” Jawab Moe.”Komputer pertama-tama dapat memberitahukan kita
kota-kota mana yang terbaik, dan kemudian lokasi mana di dalam kota tersebut yang
terbaik. Kita dapat memberikan realtor local suatu formulir isian mengenai semua
informasi yang kita perlukan : harga tanah, pajak, dan seterusnya. Apa yang tidak
dapat mereka sediakan, dapat mereka dapatkan dari kamar dagang dan industri. Saya
yakin mereka bahkan akan memberikan kita jumlah mobil yang lewat setiap hari. Kita
masukkan angka-angka tersebut ke dalam computer dan bingo computer
memberitahukan kita lokasi yang terbaik. Bagaimana pendapat kamu ?”
“Ya, kedengerannya menarik. Itu yang kami sebut system pendukung
keputusan”. Jawab Angela.
“Hebat”.Potong Mikhail. “Sistem pendukung pengambilan keputusan. Itulah yang
kita perlukan sekarang. Katakan bagaimana kita memulainya, Apa yang dapat saya
lakukan untuk membantu? Saya ingin membuka seratus toko baru tahun depan, kita
belum pernah membuka lebih dari 40 toko. Karena itu kita membutuhkan system
pendukung pengambilan keputusan segera”.
Pertanyaan :
1. Tentukanlah permasalahan apa yang sedang di hadapi oleh Mikhail Fast,
jelaskan secara rinci dan detail!
2. Metode pengembangan sistem apa yang tepat untuk menyelesaikan
permasalahan ini disertai dengan alasan anda mengapa menggunakan metode
tersebut !3. Buatlah penyelesaian masalah tersebut dalam bentuk konsep perancangan
system berupa Diagram Contex, Diagram Rinci serta Diagram Levelednya!
4. Buat rancangan/sketsa manual tampilan antarmuka program yang akan anda
buat !

1

Jawabanmu

2013-12-16T23:11:10+07:00
Panjang amat sih gak bisa dipersingkat