Jawabanmu

2014-05-28T13:02:16+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Nah itu udah dijawab sama kamunya heheheh :) aku coba bantu ngitungnya deh :)
Dasar Penghitungan Pajak( Pasal 7 UU No. 12 Tahun 1985 jo. UU No.12 Tahun 1994).
Secara umum besarnya pajak yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif pajak dengan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP), atau lebih lengkapnya sebagaimana diuraikan pada rumus dibawah ini:Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOTKP) Nilai Jual Objek Pajak Kena Pajak (NJOPKP) :
Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)          
= 20% X NJOPKP (untuk NJOP < 1 Miliar) atau
= 40% X NJOPKP (untuk NJOP 1 Miliar atau lebih)

Besarnya PBB terutang = 0,5 % X NJKP
 
   
berarti besarnya pajak yang harus dibayar :
NJKP= 20% x Rp.35.000.000,00 (krn NJOP < 1 milyar)
        = Rp. 7.000.000,00
Besarnya PBB yaitu= 0,5% x Rp. 7.000.000,00
                              = Rp. 35.000,00 

terimakasih mohon maaf jika jawabannya kurang memuaskan :)