Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-05-27T16:53:41+07:00
Masa depan pengendalian hayati akan dipengaruhi oleh adanya ancaman hama asing akibat perdagangan antarnegara, ancaman terhadap keanekaragaman hayati akibat masuknya hama dan musuh alami dari luar, serta perkembangan industri agen-agen pengendali hayati komersial dan biopestisida.Ada persepsi baru yang menganggap bahwa taktik pengendalian hama berbasis biologi, termasuk pengendalian hayati, juga mengandung berbagai risiko. Masyarakat konservasi sangat menyoroti masuknya jenis makhluk hidup yang berbahaya ke suatu negara, karena akan mengganggu ekosistem alami. Namun hal tersebut terjadi pada awal sejarah pengendalian hayati sebelum adanya proses pengaturan dan ketika perhatian orang masih sedikit terhadap nasib organisme asli.Insektisida mikroba dapat menimbulkan risiko lingkungan, termasuk pengaruhnya terhadap organisme bukan target dan pemangsanya. Bacillus thuringiensis dapat mengakibatkan pengurangan jumlah larva ngengat dan kupu-kupu bukan target untuk sementara waktu. Risiko lain adalah kemungkinan munculnya ketahanan hama terhadap insektisida mikroba, misalnya yang terjadi akibat penggunaan Bacillus thuringiensis.Risiko pelepasan makhluk hidup hasil rekayasa genetika meliputi dua tipe risiko, yaitu: pengaruh ekologi terhadap makhluk hidup bukan target. Hasil rekayasa yang menghasilkan makhluk hidup yang memproduksi racun akan mempengaruhi makhluk hidup yang bukan target,kemungkinan transfer gen tahan hama dari tanaman budidaya hasil rekayasa ke gulma. Akibatnya gulma akan terbebas dari herbivor yang menjadi musuh alaminya.
2 3 2
2014-05-27T17:07:41+07:00
Agar petani tidak rugi atau gagal panen
kalau ada hama kan petani gagal panen
1 3 1