Jawabanmu

2014-05-23T20:32:25+07:00
cara menentukan angka kematian 

1. Crude Death Rate (CDR) 
Tingkat kematian kasar atau CDR adalah jumlah kematian penduduk tiap 1000 orang dalam waktu setahun. 

Rumus: CDR=D/Px1.000 

Keterangan : 
D=jumlah seluruh kematian 
P=jumlah penduduk pada pertengahan tahun 
1.000=bilangan konstanta 

Tingkat kematian ini dapat digolongkan dalam kriteria sebagai berikut: 

Tingkat kematian Golongan 
> 18 Tinggi 
14-18 Sedang 
9-13 Rendah 

2. Age Spesific Death Rate (ASDR) 
Tingkat kematian menurut kelompok umur tertentu atau ASDR adalah banyaknya kematian yang terjadi pada penduduk dalam kelompok umur tertentu per 1000 penduduk. 

Rumus: ASDR=Di/Pix1000 

Keterangan: 
Bi=banyaknya kematian dalam kelompok umur tertentu selama setahun 
Pfi=banyaknya penduduk dalam kelompok umur tertentu yang sama pada pertengahan tahun. 
1.000=bilangan konstanta 

3. Infant Mortality Rate ( IMR) 
Tingkat kematian bayi adalah banyaknya kematian bayi (sebelum umur satu tahun) yang terjadi pada kelahiran per 1000 bayi. Merupakan cara pengukuran yang dipergunakan khusus untuk menentukan tingkat kematian bayi. IMR biasanya dijadikan indikator dalam pengukuran kesejahteraan penduduk. 

Rumus: IMR=Db/Pbx1.000 

Keterangan : 
D=jumlah kematian bayi sebelum umur satu tahun 
P=jumlah kelahiran hidup dalam waktu yang sama 

Kriteria penggolongan tingkat kematian bayi: 

Tingkat kematian bayi Golongan 
> 125 Sangat Tinggi 
75-125 Tinggi 
35-75 Sedang 
<35 Rendah 

Bila tingkat kelahiran kasar sama dengan tingkat kematian kasar akan tercapai pertambahan penduduk sebesar 0 % atau zero population growth. Yang berarti keadaan kependudukan di daerah tersebut tercapai sebuah keseimbangan. 

Kriteria angka kematian bayi dibedakan menjadi berikut ini. 
- IMR kurang dari 35, termasuk kriteria rendah 
- IMR antara 35 sampai 75, termasuk kriteria sedang 
- IMR antara 75 sampai 125, termasuk kriteria tinggi 
- IMR lebih dari 125, termasuk kriteria sangat tinggi