Cerpennya mana?
PESAN TERAKHIR

Seperti malam-malam yang telah lalu, sendiri sepi selalu menemani ragaku. Hanya air mata yang menetes dipipi yang bisa mengungkapkan perasaanku. “praaaannngg ... !!” suara gelas pecah yang terdengar dari luar kamarku. Sepertinya orang tuaku bertengkar lagi. Bertengkar seperti sudah menjadi kebiasaan wajib bagi orang tuaku. Setiap hari tiada henti-henti nya bertengkar. Aku takut aku tak tau harus bagaimana, mau melerai tapi tak mungkin.

Jawabanmu

2014-05-23T14:21:29+07:00
Kalimat majemuk :
-Seperti malam-malam yang telah lalu, sendiri sepi selalu menemani ragaku.
-Aku takut aku tak tau harus bagaimana, mau melerai tapi tak mungkin.
kalimat tunggal :
-Sepertinya orang tuaku bertengkar lagi.
-Bertengkar seperti sudah menjadi kebiasaan wajib bagi orang tuaku.