Jawabanmu

2016-11-14T09:28:11+07:00
Setiap gatra mempunyai sejumlah suku kata tertentu ( cacahe wanda saben sagatra ) yang disebut guru wilangan.
Bunyi yang diucapkan juga harus mengikuti aturan tertentu ( tibane swara vokal ing pungkasane gatra ) yang disebut guru lagu.
Setiap bait tembang/ puisi jawa mempunyai baris kalimat ( cacahe gatra saben sapada ) yang disebut guru gatra