Jawabanmu

2014-05-21T19:36:15+07:00
Membiarkan Langkah



Detik itu telah berlalu, menit ini sudah kulalui, jam pun terlewatkan
Harihari bagai aliran kehidupan terkadang nafas berhembus dan tak berhembus
Setiap tarikan itu bermana seperti ketika kita samasama membelakangi wajah
melangkah satu demi satu langkah, berat tapi itu adanya


Pada langkah sepuluh terhenti dan berbalik menatap jauh, rasa itu tak bisa dibohongi
langkah kecil berubah larian menuju rindu peluk tangis mewarnai hati...
Kembali membelakangi diri, hingga siluet terpapar menutupi
menatap punggungmu, hingga menghilang dari pandangan


bulirbulir ini kembali menggenang dan membiarkannya mengalir diselasela pori wajah
berat! berat ketika harus berbalik membelakangi sebuah rasa ini, tubuh lunglai tak berdaya nafas pun tersengal dada pun semakin menghimpit berat ketika nyata harus dihadapi dalam satu tatapan rindu ini tak pernah pupus
luasnya samudera, membentangnya gurun tak akan mengubahnya


Semoga membantu .. jadikan saya jawaban terbaik ya :-)
1 5 1
2014-05-21T19:38:52+07:00
Seutas kenangan melintas menggenang
berbulir air jatuh dari jendela jiwa
mengucapkan tasbih tak henti tak terkira
apa gerangan yang menimpa?

malapetaka peringatan dari tuhan oleh hambanyanya yng lalai
seorang yang hina membuat dirinya terhina
terhempas ribuan sampah sampah menggunung 
bagai dosa yang meminta pertanggung jawaban

jerit tangis mengiringi, busuk, dupa, menjadi penghias 
ibu kehilangan anak, anak meronta, ayah kehilangan
kenangan bagi bangsa , sebuah bencana tak terduga
TSUNAMPAH BANDUNG 2005 semoga menjadi peringatan than terakhir bagi hamba hina yang lalai 
pake nama pengarang ya kalo mau copas :)