Jawabanmu

2014-01-26T20:57:34+07:00
Daya hantar listrik (G) suatu larutan bergantung pada jenis dan konsentrasi ion di dalam larutan. Daya hantar listrik berhubungan dengan pergerakan suatu ion di dalam larutan ion yang mudah bergerak mempunyai daya hantar listrik yang besar.
22 3 22
2014-01-26T20:57:47+07:00
1.  Membedakan Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit.A.  Definisi1.  Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik atau bersifat sebagai konduktor listrik.2.  Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listik.B.  PerbedaanLarutan elektrolit dapat dibedakan dengan larutan nonelektrolit dengan melakukan percobaan sederhana dengan menggunakan rangkaian listrik sederhana.Larutan elektrolit dapat dibedakan menjadi dua jenis lagi, yaitu larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah. Setelah melakukan percobaan akan diketahui bahwa larutan listrik dapat menyalakan lampu dengan terang dan memiliki gelembung yang banyak. Sementara pada larutan elektrolit lemah, nyala lampunya redup dan memiliki sedikit gelembung, karena daya hantar listriknya tidaklah sebesar larutan elektrolit kuat. Pada larutan nonelektrolit tidak akan menyalakan lampu dan tidak akan menimbulkan gelembung.2.  Daya Hantar Listrik Larutan Elektrolit1.  Reaksi Ionisasi pada Senyawa IonSenyawa ion tersusun atas ion positif (kation) dan ion negatif (anion) dan akan terurai (terhidrasi atau terdisosiasi) menjadi ion-ionnya ketika dilarutkan dalam air. Selain, berebentuk larutan senyawa ion berbentuk lelehan juga dapat menghantarkan listrik. Pada saat meleleh, senyawa ion akan terurai menjadi ion-ion yang bergerak bebas, sedangkan padatannya tidak dapat menghantarkan listrik karena ion penyusunnya tidak terurai.2.  Reaksi Ionisasi pada Senyawa KovalenTerjadi karena adanya perpindahan proton dari molekul tersebut kedalam molekul air. Saat senyawa-senyawa kovalen dilarutkan dalam air, akan terjadi reaksi kimia dan terurai menjadi ion-ionnya. Semakin banyak jumlah ion yang terkandung dalam larutan elektrolit, maka akan semakin tinggi pula daya hantar listriknya.3.  Kekuatan Larutan ElektrolitKekuatan larutan elektrolit dapat dinyatakan sebagai derajat ionisasi atau derajat disosiasi. Derajat ini dapat dicari dengan membagi jumlah mol yang terurai dengan jumlah mol mula-mula. Nilai derajat ini dapat menjelaskan kekuatan daya hantar listrik. Elektrolit kuat memiliki nilai ionisasi 1 atau mendekati 1 berarti terionisasi sempurna. Elektrolit lemah nilai derajat ionisasinya terletak anatara 0 sampai 1, berarti terionisasi sebagian. Sementara larutan nonelektrolit memiliki nilai derajat ionisasi 0 yang berarti tidak terionisasi.4.  Konsentrasi Larutan ElektrolitHubungan konsentarasi suatu larutan dengan daya hantarnya adalah, “semakin tinggi konsentrasi suatu larutan maka, semakin tinggi pula daya hantarnya”.3.  Cara Larutan Elektrolit Menghantarkan Arus ListriknyaPada saat elektrode yang terhubung dengan rangkaian listrik dicelupkan ke dalam larutan elektrolit, ion-ion yang bergerak bebas akan menuju elektrode bermuatan. Ion-ion positif akan menuju elektrode negatif (katode) dan ion-in negatif akan menuju elektrode positif (anode). Proses ini akan terus berlanjut hingga terbentuk aliran elekron (arus listrik) dari anode ke katode. Aliran listrik ini akan terhenti jika semua ion dalam larutan telah berubah menjadi partikel netral. Artinya tidak ada lagi ion negatif yang dapat memberikan elektron dan ion negatif yang dapat menerima elektron.
2 4 2