Jawabanmu

2014-05-19T19:11:00+07:00
Begini Fatahilla yang merupakan anak dari sunan gunung jati disuruh oleh raja kedua demak untuk menguasai daerah banten, karena dareah banten merupakan daerah yang sangat strategis.  Sebelumnya dareah banten merupakan bagian dari kerajaan sunda  yang disebut banten girang yang merupakan mantan bekas bagian dari kerajaan taruma negara termasuk kerajaan jakayakarta yang berpisah dari kerajaan tarumanegara.  akhirnya fatahila dapat dikuasai oleh fatahila dengan terbukti adanya banteng surosowan.  Tapi walaupun begitu tetap fatahila belum menguasai banten.  Puncak kejayaannya ketika fatahila dapat mengusir portugis dari pelabuhan sunda kelapa (yang merupakan pelabuhan kerajaan sunda), apalagi teringat kasus fatahila yang juga tidak dapat menguasai malaka akibat dari portugis (sebagai balas dendam sifatnya).  akhir dari situlah  fatahila berhasil menguasai seluruh kerajaan sunda dan banten menjadi daerah yang sangat strategis dan berjaya bahkan belanda dan portugispun tidak berani masuk ke daerah tersebut.  Walaupun begitu suku bangsa badui tidak mau terikut akan moderenisasi tsb apalagi banten jadi pusat tersebarnya agama islam.  Maka dengan itu suku badui jadi mengasingkan diri ke pedalaman banten dan menjauhkan diri dari segala moderen di daerah banten.  
Suku badui adalah suku pedalaman yang tidak akan mau bergantung akan benda atau hal luar. kepercayaannya seperti agama hindu, tetapi mereka tidak mau mengakui dirinya sebagai penganut agama hindu, melainkan agama mereka adalah agama kenekes.  setiap bulan panen mereka merayakannya dengan bertamasya keluar daerahnya sebagai ucapan syukur dan membawa hasil panennya ke raja (tp karena sudah tidak lagi kerajaan maka diganti oleh gubernur).  suku badui ada 2 yaitu badui dalam dan badui luar bedanya badui dalam tetap tidak akan berpengaruh akan hal - hal luar tetapi suku badui luar sudah ada yang menerima hal luar, bahkan sudah ada yg menganut agama resmi.