Jawabanmu

2014-05-18T18:15:53+07:00
Sebutan masyarakat blood moon atau purnama merah darah, tapi ini sebenarnya fenomena yang biasa setiap gerhana bulan seperti itu," kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin kepada detikcom, Selasa (15/4/2014). Thomas menjelaskan warna merah saat gerhana ini terjadinya hamburan cahaya matahari oleh atmosfer Bumi. "Akibatnya cahaya biru menjadi berkurang dan yang terlihat warna merahnya," kata dia. Thomas mengatakan, warna merah ini akan makin jelas bila ada debu-debu hasil letusan gunung berapi di permukaan atmosfer Bumi. "Kalau ada debu-debu ini akan makin merah warnanya," imbuhnya.