Jawabanmu

2014-01-26T18:31:05+07:00
Senyawa ionik dan senyawa kovalen polar cenderung larut dalam pelarut polar sedangkan senyawa kovalen nonpolar cenderung larut dalam pelarut nonpolar. Misalnya senyawa ion cenderung larut dalam air dibanding dalam pelarut-pelarut organik seperti kloroform, dietil eter dan benzena. Dengan kata lain, ikatan ion terbentuk dari gaya tarik-menarik antara dua ion yang berbeda muatan.
Misalnya pada garam meja (natrium klorida). Ketika natrium (Na) dan klor (Cl) bergabung, atom-atom natrium kehilangan elektron, membentuk kation (Na+), sedangkan atom-atom klor menerima elektron untuk membentuk anion (Cl-). Ion-ion ini kemudian saling tarik-menarik dalam rasio 1:1 untuk membentuk natrium klorida.
Na + Cl → Na+ + Cl- → NaCl
kalau Kovalen Polar: Dapat larut dalam air, Dalam bentuk larutan dapat mengahantarkan listrik, namun tidak dapat menghantarkan listrik jika dalam bentuk lelehan.

2014-01-26T21:03:14+07:00
Intinya kalo suatu senyawa termasuk kovalen polar, dia tdk dpt menghantarkan listrik,sdgkn senyawa ion pasti larutannya termasuk larutan elektrolit/ dpt menghantarkan listik