Jawabanmu

2014-05-15T08:42:33+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Selama zaman VOC pokepentingan perdagangan sangat diutakan sehingga keterlibatannya dalamperang- perang intern atau konflik- konflik politik dapat di batasi, maka perannya lebih bersifat reaktif dan oleh karenanya tidak terlalu agresif. Setelah VOC dihapus dan hak serta kekuasaannya di serahkan kepada pemerintahan Hindia-Belanda serta politik pasifikasi dijalankannya, maka timbul penentrasi yang semakin intensif diseluruh kepulauan Indonesia. Sejarah abad XIX, merupak rentetan sejarah perang atau perlawanan dalam berbagai bentuk. Aada perlawanan yang berskalabesar dengan jangka waktu yang panjang serta jangkauan ruang yang luas,maupun  perang dalam jangka waktu yang singkat atau yang berskala kecil. Semuanya lazim di sebut perang, semuanya menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia mampu mengadakan reaksi yang dahsyat terhadap belanda.         Reaksi terhadap penetrasi belanda menampilkan berbagai bentuk yang merupakan suatu spectrum, terdiri atas bentuk radikal- menolak dari pemimpin religious samapai pada bentuk menerima dengan adaptasi seperti yang dilaksanakan oleh golongan pangreh- praja di jawa, kaum adat di Sumatra barat, dan Oele- baling di aceh. Kedudukan masing- masing golongan beserta sikap religius mereka menyebabkan perbedaan reaksi, suatuperbedaan yang menyebabkan konflik didalam dan kemudian menyebabkan melemahnya reaksi dalam totalitasnya terhadap belanda. Sehubungan dengan itu cukup leluasa bagi belanda untuk menjalankan politik divide et impera" pecah dan kuasailah".         Didalam gerakan massa pengarahannya ditentukan oleh idiologi, sedangkan organisasinya masih mempergunakan struktur hungan tradisional , yaitu hubungan patron-clien , meskipun  system tersebut berbentuk sederhana tetapi disiplin sangat kuat, serta ketaatan mutlak. Dengan demikian kekuatan pemimpin menjadi besar sekali. Adapun peristiwa mengenai factor kausal peristiwa- peristiwa satu demi satu perlu dirunut karena masing- masing mempunyai keunikan dalam konteks historis terikat pada tempat dan waktu tertentu. Pada umumnya sebab- sebab dapat dikembalikan kepada factor propaganda, kumpulan dari factor ekonomi, sosial, politik dan cultural tertentu. Adapun peristiwa- peristiwa tersebut antara lain:
1.
Pembrontakan Saparua
2.Perang Banjarmasin
semoga meembantu, maaf kalau salah
5 3 5
2014-05-15T09:27:27+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Cthnyya sewaktu masa pemerintahan daendels
pemerintah kolonial hanya memerhatikan daerah jakarta atau batavia
daerah lain tidak diiharukan masyarakatnya tidak ada yg memimpin
maka rakyaat melakukan pemogokan hasil SDA karena daerah nya tidaak dipimpin
dan akhirnya pemerintaah memperhaatikan daerah-daerah lainnya


semoga membanTu:)
13 3 13