Jawabanmu

2014-05-13T18:42:48+07:00
Perkembangan ekonomi kerjaan islam di jawa seperti samudera pasai sangat berkembang pesat. apalagi samudera pasai dikenal dengan kerjaan perdagangannya yg bagus dan meluas. dari mulai hasil pertanian yg didistribusikan melalui jalur laut. selain kerajaan itu juga ada kerajaan demak yang perkembangan ekonominya sama dengan samudera pasai.


sekian,
jadikan yg terbaik ya!
salam user!
1 1 1
Jawaban paling cerdas!
2014-05-13T18:45:18+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Kehidupan Ekonomi pada Masa Penyebaran Islam di Jawa Timur
Penyebaran agama Islam di Jawa Timur, erat kaitannya dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat Jawa Timur yang menjadi bagian dari kehidupan sosial ekonomi masyarakat internasional yang terlihat dari hubungan antara proses penyebaran Agama Islam dengan sistem perdagangan yang menggunakan jalur laut, dan penyebaran agama Islam ke seluruh pelosok Nusantara dapat berlangsung dengan menggunakan wahana perdagangan internasional dengan jalur perdagangan laut.
Sebagai pembawa dan penyebar Agama Islam ke Jawa Timur adalah para pedagang Muslim yang menyebarkan agama Islam sembari melakukan perdagangan. Van Leur mengatakan bahwa motif ekonomi dan politik memegang peran sangat penting dalam proses masuk Islamnya penduduk Nusantara, sehingga para penguasa pribumi yang ingin meningkatkan kegiatan perdagangan di wilayahnya membuat mereka mau menerima Islam agar mendapatkan dukungan dari para pedagang Muslim yang menguasai sumber-sumber ekonomi.
Di wilayah Jawa Timur, bersamaan dengan melemahnya kekuatan Majapahit, seorang alim ulama dari  Pasai bergelar Maulana Malik Ibrahim bergerak menyeberang ke wilayah Jawa. Sesampainya di wilayah tersebut, Maulana Malik Ibrahim mendirikan tempat berdagang untuk masyarakat sekitar. Dengan memberikan harga murah maka berkumpulkan para masyarakat melakukan transaksi perdagangan dengannya.
Maulana Malik Ibrahim pernah bermukim di Campa, sekarang Kamboja, selama tiga belas tahun sejak tahun 1379. Ia malah menikahi putri raja, yang memberinya dua putra. Mereka adalah Raden Rahmat (dikenal dengan Sunan Ampel) dan Sayid Ali Murtadha alias Raden Santri. Merasa cukup menjalankan misi dakwah di negeri itu, tahun 1392 M Maulana Malik Ibrahim hijrah ke Pulau Jawa meninggalkan keluarganya. 
Beberapa versi menyatakan bahwa kedatangannya disertai beberapa orang. Daerah yang ditujunya pertama kali yakni desa Sembalo, daerah yang masih berada dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Desa Sembalo sekarang, adalah daerah Leran kecamatan Manyar, 9 kilometer utara kota Gresik.  Aktivitas pertama yang dilakukannya ketika itu adalah berdagang dengan cara membuka warung. Warung itu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah. Selain itu secara khusus Malik Ibrahim juga menyediakan diri untuk mengobati masyarakat secara gratis.
Syekh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik) berdakwah di Gresik, beliau tidak hanya membimbing umat untuk mengenal dan mendalami agama Islam, tapi juga memberikan pengarahan agar kehidupan rakyat Gresik semakin meningkat. Beliau memiliki gagasan mengalirkan air dari gunung untuk mengairi sawah dan ladang.

1 5 1