Jawabanmu

2014-05-13T01:15:25+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh Yang terhormat Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Gadjah MadaYang terhormat Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Guru Besar Universitas Gadjah MadaYang terhormat Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Akademik Universitas Gadjah MadaYang terhormat Rektor,  para Wakil Rektor Senior dan Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada,Yang terhormat rekan-rekan sejawat, para dosen, mahasiswa, para tamu undangan, para sanak keluarga dan hadirin semuanya.Salam sejahtera bagi kita semua,Alhamdulillahirobbil alamin, puji syukur tak henti-hentinya kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan karunia dan ijinNya, sehingga kita semua dapat hadir dalam majelis yang mulia ini.Pada hari ini, saya akan menyampaikan pidato pengukuhan saya sebagai Guru Besar dalam Ilmu Farmakologi dan Farmasi Klinik, sebagai pertanggungjawaban ilmiah dan moral sebagai Guru Besar, sekaligus ungkapan terimakasih saya atas kesempatan yang diberikan almamater menekuni bidang ini sehingga mencapai tahap sekarang ini. Dalam kesempatan berbahagia ini perkenankanlah saya mengucapkan terimakasih kepada Ketua Majelis Guru Besar yang telah memberikan kehormatan pada saya untuk menyampaikan pidato pengukuhan dengan judul :PELAYANAN FARMASI KLINIK PADA ERA GENOMIK: SEBUAH TANTANGAN DAN PELUANGHadirin yang saya hormati,Judul tersebut sengaja saya pilih setelah lama mengamati, mendalami dan mencoba terlibat dalam perkembangan farmasi klinik beberapa tahun terakhir, di mana saya sendiri saat ini masih menjadi pengelola Program Studi S2 Farmasi Klinik di Fakultas Farmasi UGM. Di sisi lain, era molekuler/genomik sudah menjadi warna pula dalam dunia sains kesehatan, sehingga hal ini merupakan tantangan buat farmasis atau apoteker, bukan saja mereka yang berada dalam ranah pengembangan obat, namun juga pada pelayanan kefarmasian. Jika farmasis siap menghadapinya, saya yakin era genomik bisa menjadi momentum bagi farmasis untuk lebih meningkatkan eksistensinya dengan mengambil peran lebih besar. Pada kesempatan ini saya ingin menguraikan mulai dari sejarah, perkembangan pada era sekarang, serta tantangan dan peluang dalam pelayanan kesehatan.Profesi Farmasi di IndonesiaTonggak sejarah munculnya profesi apoteker di Indonesia dimulai dengan didirikannya Perguruan Tinggi Farmasi di Klaten pada tahun 1946, yang kemudian menjadi Fakultas Farmasi UGM, dan di Bandung tahun 1947. Lembaga Pendidikan Tinggi Farmasi yang didirikan pada masa perang kemerdekaan ini mempunyai andil yang besar bagi perkembangan sejarah kefarmasian pada masa-masa selanjutnya. Hingga saat ini, jumlah pendidikan tinggi farmasi membengkak sangat besar, yaitu mencapai 61 perguruan tinggi farmasi (PTF), dengan perincian : 13 PTF terakreditasi A, 13 PTF terakreditasi B, 21 PTF terakreditasi C, dan sisanya belum terakreditasi (APTFI, 2009).Dengan pesatnya perkembangan ilmu kefarmasian, maka farmasis saat ini menempati ruang lingkup pekerjaan yang makin luas. Beberapa tempat pekerjaan kefarmasian antara lain adalah di apotek, rumah sakit, lembaga pemerintahan, perguruan tinggi, lembaga penelitian, laboratorium pengujian mutu, laboratorium klinis, laboratorium forensik, berbagai jenis industri farmasi meliputi industri obat, kosmetik-kosmeseutikal, jamu, obat herbal, fitofarmaka, nutraseutikal, health food, obat veteriner dan industri vaksin, lembaga informasi obat serta badan asuransi kesehatan. Salah satu cabang ilmu/pelayanan kefarmasian adalah farmasi klinik.
1 5 1