Jawabanmu

2014-05-11T22:59:23+07:00
dinasti syailendra : Wangsa Sanjaya adalah suatu dinasti yang berkuasa di Kerajaaan Medang periode Jawa Tengah (atau lazim disebut Kerajaan Mataram Kuno).
dinasti yang berkuasa di kerajaan majaphit
2014-05-11T23:01:15+07:00
Pemerintahan Girindra Wardhana (Dyah Ranawijaya) yang bergelar Brawijaya VI berlangsung 20 tahun (1478-1498). Kerajaannya berdiri di daerah Keling, sebelah timur laut Kediri, Jawa Timur. Perang saudara tidak dapat dihindarkan, karena setelah itu Girindra Wardhana diserang Prabu Udara. Akhirnya kerajaan Majapahit jatuh ke tangan Prabu Udara dan mengangkat dirinya sebagai raja bergelar Brawijaya VII. Pemerintahan Brawijaya VII berlangsung selama 20 tahun juga, dari tahun 1498 hingga 1518 M. Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa runtuhnya kerajaan Hindu Majapahit masa Kertabhumi pada tahun 1478 adalah akibat dari perang internal di antara raja-raja Majapahit dalam memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. Jadi, bukanlah pasukan Islam yang menjadi penyebab awal, tetapi serangan Girindra Wardhana yang bergelar Brawijaya VI sebagai aksi menuntut balas. Meskipun begitu, pada masa berikutnya Kerajaan Hindu Majapahit di bawah Prabu Udara akhirnya digempur juga oleh pasukan Islam pada tahun 1518 M. Ini bertujuan agar tidak ada raja penentang kekuasaan Demak Bintara yang menghambat laju dakwah Islam agar tersiar ke seluruh Tanah Jawa. Serangan pasukan Islam terhadap Kerajaan Hindu Majapahit di di bawahbawah kekuasaan Prabu Udara berlangsung selama 5 tahun (1513-1518 M). Dalam upaya menaklukkannya, pasukan yang digerakkan langsung berada di bawah komando Raden Fattah sendiri. Angkatan perang Islam melancarkan strategi serangan dengan dua jalur, jalur darat dan jalur laut. Raden Fattah didampingi Sunan Kudus bersama pasukannya menuju Majapahit melalui Madiun. Sementara, untuk jalur laut ditunjuklah Patih Yunus yang memimpin serangan lewat laut melalui Sidayu. Ketika sampai di Majapahit, seruan jihad dikumandangkan untuk memerangi pasukan Majapahit yang belum mau masuk Islam saat itu. Sebagai pemimpin pasukan perang, Raden Fattah dan Sunan Kudus melakukan penyerbuan terhadap Majapahit. Setelah peperangan berkecamuk, Kerajaan Majapahit di bawah kekuasaan Brawijaya VII akhirnya dapat direbut. Pusat pemerintahan Majapahit pun dapat ditaklukkan pada tahun 1518. Dengan demikian, kekuasaan Demak Bintara diakui hampir seluruh rakyat Jawa.