Jawabanmu

2014-05-11T19:48:41+07:00

Pertama-tama benda gerabah yang telah selesai dibuat harus dikeringkan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar kandungan air pada benda tersebut menguap dan kandungan airnya rata. Cara
pengeringannya cukup sederhana yaitu cukup disimpan di atas rak terbuka dan diangin-anginkan. Setelah beberapa hari, gerabah dijemur di terik matahari hingga betul-betul kering (kering disini bersifat sementara karena kalau terkena air atau udara lembab maka tanah akan kembali lembek).

Setelah kering, barulah gerabah dibakar dengan cara langsung atau menggunakan alat lain berupa tungku (oven/kiln). Pada umumnya pembakaran keramik dikenal dengan istilah bakar biskuit
(untuk jenis keramik teraccota) atau bakar sederhana dan bakar glasir (untuk keramik berglasir)
1 4 1