Jawabanmu

2014-05-11T09:17:26+07:00
Pada Prinsipnya secara sederhana Prinsip bernegosiasi baik dalam penjualan atau bidang lainnya hanyalah di bagi menjadi 3 Hal dasar, yaitu :

1. When u get something than I have to Get something (More) / Ketika mereka meminta sesuatu maka kita harus dapatkan sesuatu jg bahkan dgn Value yg lebih baik

Artinya adalah ketika kita bernegosiasi pastikan bahwa setiap permintaan lawan negosiasi kita yang kita sudah/akan setujui haruslah memiliki implikasi bahwa dia pun harus menuruti permintaan kita, bahkan pastikan bahwa apa yang kita inginkan mempunyai nilai lebih dari yg kita berikan.sebagai contoh tiap kali bernegosiasi dengan calon pembeli, si calon pembeli selalu meminta tambahan diskon, nah, pada saat itu patikan jika kita memberikan diskon tsb maka kita pun harus meminta kenaikan quantity, dan pastikan rasio kenaikan quantity yg kita minta  tsb haruslah lebih menguntungkan kita.

2. We are in the position who decide the Negotiation is finished / Kita adalah pihak yang menentukan kapan Negosiasi itu berakhirArtinya adalah selalu usahakan ulur waktu /buying time setiap kesepakatan yg kita inginkan terjadi deadlock atau belum tercapai, tentunya dengan pertimbangan2 tertentu. dan pastikan juga kita mengunci Negosiasi ketika kita sudah merasa menang.Contoh yang sering terjadi adalah ketika bernegosiasi mengenai kesepakatan harga. ketika harga yang diminta calon pembeli tidak sesuai dengan kemampuan kita, maka pastikan jangan menutup Negosiasi, (kecuali dalam kondisi tertentu, contoh: dimana kita memonopoli produk tsb, dsb), jika Harga yg kita berikan blm sesuai ekspektasi maka sampaikan bahwa kita akan meninjau kembali tawaran kita dan  pihak pembeli akan kita hubungi kembali. tujuan menggantung kesepakatan ini adalah mencari peluang lain waktu untuk bisa lebih menggali potensi kesepakatan dimasa yang akan datang.

3. Wining Negotiation is all depends on how much you know The Information/ Kemenangan dalam bernegosiasi lebih banyak bergantung kepada banyak nya informasi yg kita miliki.prinsip terakhir ini adalah menunjukan bahwa kunci dari memenangkan negosiasi adalah bergantung kepada seberapa besar kita memahami informasi, baik info mengenai lawan negosiasi kita, apa yg di negosiasikan, juga info2 external lainnya.Contoh paling simple dalam hal ini salah satunya adalah mengenai stok barang dan situasi pasar, hal ini biasanya berlaku untuk para sales Retail Distribusi, Ketika dealer/ toko kita ketahui hanya memiliki stok sedikit u/ kategory  barang kita, sementara kita faham betul bahwa Pasar sedang ramai maka ketika pihak Toko berusaha menekan kita untuk mendapatkan harga yg lebih murah maka kita bisa dengan serta merta bertahan untuk tidak memberikan diskon. bayangkan kalau kita tidak memahami kedua informasi diatas, bisa jadi kita akan obral diskon karna di kejar target, padahal kita masih sangat mungkin u/ mendapatkan profit yang lebih.Ketiga prinsip tersebut merupakan prinsip2 dasar yag setiap orang Sales harus bisa pahami. Walaupun pada penerapannya tidak selalu mutlak dilakukan secara Kaku, namun dalam situasi normal ketiga prinsip tersebut harus menjadi acuan dasar untuk bisa memenangkan negosiasi.
terimakasih kak...
Komentar sudah dihapus
2014-05-11T09:44:21+07:00
Herb Cohen, seorang pengajar ternama dalam keahlian bernegosiasi, mengatakan bahwa ada beberapa prinsip negosiasi yang menjadi dasar dan harus diketahui oleh semua negosiator. Ia menamakan prinsip negosiasi ini sebagai “The Nucleus of Negotiation.”Prinsip-prinsip dasar yang terkandung dalam The Nucleus of Negotiation ini bisa dengan mudah diingat karena menggunakan singkatan “TIP”. Dalam artikel ini, kita akan membahas prinsip-prinsip yang terkandung dalam TIP.TIP: “T” Stands For “TIME”Salah satu elemen terpenting dalam negosiasi adalah TIME (waktu).  Ada 6 peraturan (rule) penting di sini.Rule 1 – The Dateline RuleDalam negosiasi manapun, dateline sangatlah penting. Karena orang-orang mempunyai dateline (tenggat waktu) yang memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan dan bertindak. Jika tidak ada tenggat waktu, para negosiator akan menghabiskan banyak waktu untuk mengambil keputusan dan kadang-kadang bahkan tidak mengambil keputusan sama sekali. Jadi, sebelum Anda memulai negosiasi, cari tahu apakah pihak lain mempunyai dateline yang harus dipenuhi. Bila mereka tidak punya, maka Anda harus siap tidak mendapatkan keputusan dan hasil sama sekali, atau keputusan itu butuh waktu yang sangat lama!Rule 2 –Always Has A Dateline of SortsKadang-kadang saat Anda bertanya, mereka mengatakan tidak memiliki dateline dan mereka tidak sedang dikejar waktu. Jangan panik! Mereka PASTI punya tenggat waktu, dan itu hanya gertakan saja. Bila mereka benar-benar tidak punya, dalam kebanyakan kasus, mereka tidak bakal repot-repot bertemu, berdiskusi, dan bernegosiasi dengan Anda. Tugas Anda sebagai negosiator adalah mencari tahu dan menyelidikidateline mereka yang sebenarnya.  Terkadang Anda harus bertanya pada lebih dari satu orang.  SELALU ada dateline, ketahuilah.Rule 3 –Tighter Timeframe is at a DisadvantageBandingkanlah dateline mereka dengan dateline Anda. Jika sudah membandingkannya, maka pertimbangkanlah skenario-skenario berikut:Dateline Anda lebih singkat, pendek atau lebih cepat dari mereka.Dateline Anda lebih panjang, longgar atau lebih lambat dari mereka.
1 3 1