Jawabanmu

2014-05-11T19:25:06+07:00
Secara administratif Pantai Toronipa berada di wilayah Kabupaten Konawe yang merupakan kawasan wisata pantai yang banyak diminati oleh wisatawan lokal. Berjarak kurang lebih 20 km dari Kendari  ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara dan dapat diakses melalui jalur transfortasi darat maupun laut. Toronipa merupakan daerah yang berada didaerah tropis yang kaya akan sumber daya alam sehingga sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup sebagai petani dan nelayan namun ada juga yang mencari tambahan penghasilan sebagai pedagang atau penyedia jasa wisata.Toronipa terletak di daerah katulistiwa atau daerah tropis. Hal ini menyebabkan lamanya siang dan malam  hari relatif sama. Dengan kondisi ini Toronipa memiliki potensi seperti potesi vegetasi dan pantai yang memberikan banayak manfaat bagi aspek kehidupan penduduk setempat.Kawasan pantai Toronipa merupakan daerah pantai yang sangat aktif dengan kondisi ombak yang terus bergejolak. Dilihat secara sepintas kondisi air laut di pantai Toronipa airnya berwarna kuning kecoklat-coklatan. Ini menandakan kondisi air laut yang banyak mengandung material-material lain seperti lumpur atau pasir yang ditimbulkan akibat abrasi air laut. Kondisi pantai ditempat tersebut sebagian besar didominasi oleh pasir sedimen dengan warna kehitam-hitaman. Didaerah pengamatan pada koordinat S.03*52’32” E.122*30’23,2’ dengan jarak 10 meter dari garis pantai dapat ditemukan pasir  yang merupakan pasir hasil sedimen yang dibawa arus laut. Hal itu dapat dibuktikan dengan menggali pasir di daerah tersebut sedalam 50 cm kondisi pasir halus masih tetap ditemukan. Ini menandakan proses sedimentasi telah berlangsung lama dan terjadi secara terus menerus. Keadaan ini jelas teramati gerakan arus air laut dipantai menanunjukan adanya partikel-partikel pantai yang ikut terbawa arus laut.Berdasarkan pengamatan melalui GPS pantai Toronipa terletak melintas dari utara keselatan dengan arah pantai menghadap ketimur. Berdasarkan pengukuran daerah ini juga mengalami pasang surut sebagaimana kondisi pantai lainnya. Pada pukul 11.00, Sabtu 22 Mei 2010 malam ke 11 dari bulan mati pada koordinat S.03*52’32” E.122*30’23,2’ lebar pantai terukur sepanjang 35 m. Setelah dilakukan pengamatan satu jam kemudian nampaknya terjadi pergeseran garis pantai yang berarti juga terjadi perubahan lebar pantai, yaitu sepanjang 40 meter akibat dari garis pantai yang surut sepanjang 5 meter dari garis pantai semula.Kondisi pantai Toronipa ini sangat dipengaruhi oleh adanya aktivitas gelombang dan arus laut. Gerakan gelombang laut dipantai tersebut turut pula membawa material-materiallain seperti pasir sedimen yang telah disinggung sebelumnya. Bahkan kadang-kadang turut pula terbawa material lain seperti bagian-bagian tumbuhan yang terbawa arus dan gelombang laut. Secara umum kondisi sedimen ditempat ini terdiri atas dua yaitu sedimen klasik dan sedimen biogenetik. Sedimen klasik kemungkinan disebabkan oleh rombakan batuan sedangkan sedimen biogenetik disebabkan oleh sisa-sisa binatang karang dan sisa-sisa rombakan tumbuhan yang terbawa kelaut oleh air sungai.