Jawabanmu

2014-05-09T15:51:18+07:00
Tari Ratéb Meuseukat (aceh)
 Kostum dan rias : memakai kemeja dan celana panjang, topi berbentuk gulungan dan sebuah sarung. Pakaiannya harus agak longgar supaya bisa bebas menari.Dan masih ada sarong dikenakan dibawah perut macam macam ikat pinggang. Pakaian Tari Saman berwarna banyak dan cantik, terutama untuk warna kuning.
 Tari serampang dua belas (sumatra utara)Sapu tangan melengkapi perpaduan pakaian tersebut yang kemudian dipergunakan sebagai media tari pada gerakan penutup Tari Serampang Dua Belas.
Tari piring (sumatra baratpakaian yang digunakan adalah yang berwarna-warni dan cantik adalah hal wajib bagi sebuah tarian. Tetapi pada Tari Piring, sudah cukup dengan berbaju Melayu dan bersamping saja. Warna baju juga adalah terserah kepada penari sendiri untuk menentukannya.
Tari tanggai (sumatra selatan) Umumnya tari ini dibawakan oleh lima orang dengan memakai pakaian khas daerah sepertikain songket, dodot, pending, kalung, sanggul malang, kembang urat atau rampai, tajuk cempako, kembang goyang, dan tanggai yang berbentuk kuku terbuat dari lempengan tembaga. 
Tari zapin (riau) 
Laki-laki : Baju kurung leher cekak musang dan  
seluar,
Kainsamping(songket, plekat), Kopiah dan Bros.wanita :Baju kurung labuh,           Kain songket, Kain samping, Selendang/tudungmantoe,Anting-antingg,Kembang goyang,Rantai/kalungi,Sanggul(Biasa, lipat Pandan, conget, dan lain-lain)
Tari melemang( kep. riau) 
Para pemain Melemang mengenakan kostum dan tata rias bergaya Melayu namun sesuai dengan perannya. Biasanya, pemain wanita pada pertunjukan tari Melemang mengenakan baju kurung panjang sebagai atasan dan kain atau sarung panjang sebagai bawahan. Sementara pemain lelaki mengenakan baju kurung panjang sebagai atasan dan celana panjang sebagai bawahan. Sebagai pelengkap kostum, pemain lelaki juga mengenakan topi atau kopiah berwarna hitam.
Tari selampit delapan (jambi) 
Gerakan tari selapit delaman ini  bertambah menarik dengan komposisi warna-warni pakaian dan syal yang dipakai para penari. Para penari yang berjumlah 8 orang (4 pasang) tampil dengan komposisi pakaian yang beraneka warna, seperti biru, kuning, merah, dan merah muda dengan warna syal yang senada. Aneka warna tersebut kelihatan indah berpadu dengan sarung tenun khas Melayu Jambi yang terbuat dari sutra bersulam emas yang dipakai sebagai ikat pinggang.